Culas...Nggak Mau Ribet, Terduga Pecabul Panti Asuhan Cihampelas Mau Nikahkan Korban dengan Bawahan
Terduga pelaku cabul di panti asuhan di Cihampelas, bisa disebut culas. Tak mau ribet, dia sempat hendak menikahkan korban dengan bawahan.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Ngamprah – Terduga pelaku pencabulan di panti asuhan di Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat, bisa disebut culas. Tak mau ribet, dia sempat hendak menikahkan korban dengan bawahannya.
Wakil Ketua KPAI Kabupaten Bandung Barat, Prihatin Mulyati mengatakan pelaku telah diamankan pihak berwajib setelah mendapatkan laporan tersebut.
Adapun pihak yang jadi korban pencabulan pelaku, ternyata bukan dua orang. Jumlahnya disebut tiga dan semuanya dititip ke rumah pemilik yayasan di Bandung dengan seizin pihak berwajib.
“Korban diamankan karena trauma kembali ke yayasan dan ketakutan dengan istri pelaku,” tuturnya.
Baca Juga: Ternyata...Kasus Dugaan Pencabulan di Panti Asuhan di Cihampelas Terbongkar Gara-gara Ini
Lebih lanjut ia menerangkan, salah seorang korban diduga dilecehkan sejak berusia 16 tahun dan sempat akan dinikahkan dengan bawahan pelaku.
“Pelaku sengaja mau nikahkan korban dengan bawahannya karena nggak mau ribet, tapi karena usianya masih dini pihak KUA menolak permohonan tersebut,” terangnya.
Dugaan pelecehan tersebut terungkap usai salah seorang tukang kebun yang menerima curhatan dari salah korban yang mengaku mendapat perlakuan tak senonoh dari salah satu pengurus yayasan.
Wakil Ketua KPAI Kabupaten Bandung Barat, Prihatin Mulyati mengatakan, pihaknya mendapat laporan awal dari pemilik yayasan yang melapor ke KPAI KBB.
“Alhamdulillah, laporan tersebut mendapat respon positif dari pihak kepolisian, desa dan saksi,” katanya saat dihubungi, Senin 20 Desember 2021.
Diketahui, aksi pencabulan itu dilakukan salah seorang pengurus panti asuhan di Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat.
Bahkan diketahui, buntut aksi pencabulan pengurus panti asuhan itu membuat salah seorang korban trauma dan hendak bunuh diri.
Baca Juga: Geger Aksi Pencabulan di Panti Asuhan Cihampelas Bandung Barat, Korban Sampai Ingin Bunuh Diri
Aksi pencabulan diungkap Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) KBB yang menerima laporan dari ketua pembina yayasan di Cihampelas KBB tersebut.
Dari laporan tersebut KPAI KBB langsung melakukan penelusuran. Diketahui dua perempuan penghuni panti yang masih di bawah umur menjadi korban.
”Minggu kemarin kami menerima laporannya, dan langsung berkoordinasi dengan Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) serta pihak kecamatan untuk meminta keterangan dari ketua yayasan sebagai pihak pelapor," kata Prihatin Mulyati. (agus sn)
Editor : inilahkoran


