Pelaku Usaha Hotel dan Penginapan di Bandung Selatan Optimistis Okupansi Hunian Tinggi

Para pelaku usaha hotel dan penginapan mengapresiasi tak adanya penyekatan dan pemblokiran akses ke kawasan objek wisata Bandung Selatan.

Pelaku Usaha Hotel dan Penginapan di Bandung Selatan Optimistis Okupansi Hunian Tinggi
Pada malam pergantian tahun ini,para pelaku usaha hotel dan penginapan di Bandung Selatan optimistis okupansi hunian iinggi.

INILAHKORAN, Bandung - Para pelaku usaha hotel dan penginapan mengapresiasi tak adanya penyekatan dan pemblokiran akses ke kawasan objek wisata Bandung Selatan.

Meski ada larangan untuk menggelar aktivitas yang bisa menimbulkan kerumunan, namun pelaku usaha hotel dan penginapan di Bandung Selatan optimistis tingkat hunian kamar pada malam pergantian tahun ini akan lebih baik ketimbang tahun lalu.

"Kalau tingkat okupansi akan terlihat nanti besok. Ini sangat menggembirakan bagi pelaku usaha hotel dan penginapan dibandingkan tahun lalu. Selama tidak ada PPKM dan tidak diputarbalik di gerbang Tol Soroja dan di Sadu semoga hingga usai malam pergantian tahun tidak ada kebijakan putar balik dan pemblokiran akses ke Bandung Selatan," kata Ketua I Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Bandung Sungkowo, Jumat 31 Desember 2021.

Baca Juga: Malam Pergantian Tahun, Dua Ribu Personel Polisi Jaga Kota Bandung

Sungkowo, hingga sekitar pukul 16.00 WIB tingkat hunian kamar mencapai 40-50 persen. Diperkirakan, hunian akan mulai dipenuhi tamu sekitar pukul 18.00 WIB hingga malam pergantian tahun nanti malam pukul 00.00 WIB. Sebab, para tamu yang kebanyakan dari luar Bandung Raya itu masih dalam perjalanan.

"Mereka masih dalam perjalanan. Sudah reservasi, cuma sekarang enggak mau bayar uang muka. Karena mereka enggak mau kejadian sudah bayar uang muka tapi jalan diblokir dan disuruh putar balik. Jadi mereka bayar langsung nanti setelah tiba di sini," ujar pemilik Hotel Winagung di Desa Panundaan Kecamatan Ciwidey.

Mengenai larangan menggelar acara yang berpotensi menimbulkan kerumunan masa, kata Sungkowo, para pengelola hotel dan penginapan sangat mematuhi. Apalagi, patroli dari pihak Kepolisian dan Satpol PP terus dilakukan. Serta pos pengamanan yang tersebar disetiap titik keramaian menjadi pertimbangan mereka untuk tidak melanggar aturan.

Baca Juga: Jaga Kondusivitas Jelang Tahun Baru, Polres Cimahi Musnahkan Ribuan Obat Terlarang dan Miras

Sungkowo menjelaskan, di kawasan objek wisata Bandung Selatan itu, terdapat puluhan hotel dan penginapan. Tak hanya itu saja, di sepanjang Jalan Raya Ciwidey-Rancabali yang masuk dalam kawasan desa wisata itu, terdapat ratusan rumah sewaan (homestay) milik masyarakat sekitar. Sehingga, momen seperti malam pergantian tahun ini sangat dinantikan oleh masyarakat. Dengan harapan wisatawan yang datang berkunjung membludak.

"Semoga saja berlangsung lancar, aman dan nyaman. Sehingga, para pengunjung yang datang betah dan tidak kapok datang ke Bandung Selatan," ujarnya.

Dari pantauan INILAHKORAN di gerbang Tol Soroja, hingga pukul 16.00 WIB arus lalu lintas terbilang lancar.

Tak terlihat adanya antrean kendaraan yang akan masuk ke Kabupaten Bandung. Begitupun sebaliknya, kendaraan yang hendak meninggalkan Kabupaten Bandung melalui gerbang Tol Soroja di Soreang pun terlihat normal. (Dani R Nugraha)


Editor : inilahkoran