Pemkot Bandung Dorong PTM 100 Persen Segera Dilaksanakan

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung tengah mendorong kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen dapat segera berjalan.

Pemkot Bandung Dorong PTM 100 Persen Segera Dilaksanakan
Pemkot Bandung tengah berupaya mendorong PTM di sekolah 100 persen dilaksanakan.

INILAHKORAN, Bandung - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung tengah mendorong kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen dapat segera berjalan.

Rencana PTM 100 persen yang akan dilakukan Pemkot Bandung sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat yang memperbolehkan PTM dilaksanakan 100 persen, dengan syarat-syarat yang telah ditentukan.

Di tengah pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 2, kegiatan PTM di Kota Bandung masih terbatas dengan kapasitas siswa 50 persen. Dengan jadwal kegiatan belajar tatap muka di sekolah hanya beberapa hari.

Baca Juga: Terbaru, Rekomendasi IDAI Terkait PTM di Sekolah Menyusul Temuan Varian Omicron

"Kan ada regulasi dari Mendikbud, bahwa tahun ini bukan PTM terbatas lagi, tapi penuh. Tentu dan mudah-mudahan, di Bandung karena proses vaksinasi sudah 100 persen, karena ini ikhtiar kita juga untuk menyelesaikan pandemi Covid-19," kata Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bandung Yana Mulyana pada Senin 3 Desember 2021.

Selain itu dia menjelaskan, program vaksinasi Covid-19 untuk usia 6 hingga 11 tahun masih di angka 20 persen. Sebabnya vaksinasi dilakukan di sekolah. Sementara  para siswa datang ke sekolah masih dibatasi dan bergiliran.

"Kan kita regulasi baru turun. Kita minta Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung untuk mengkaji, karena kalau kesiapan sekolah dengan prokes itu semua saya yakin sudah siap, sudah simulasi," ucapnya.

Baca Juga: PTM Terbatas Kota Bandung Masuk Tahap Ketiga, 632 Sekolah Dapat Izin Belajar di Kelas

Namun yang dikhawatirkan yaitu, perjalanan siswa dari rumah ke sekolah atau sebaliknya termasuk di lingkungan sekolah. Dirinya pun berharap orang tua dan anak dapat berkomitmen menjalankan protokol kesehatan (prokes).

"Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini, PTM 100 persen kebijakan tentu harus inline dengan regulasi pusat. Kita siapkan kita maju pelan pelan terutama soal prokes," ujar dia.

Lebih lanjut Yana menambahkan sejauh ini penyebaran Covid-19 varian Omicron di Kota Bandung belum ditemukan. Dia berharap varian tersebut tidak ada di Kota Bandung. *** (Yogo Triastopo)


Editor : inilahkoran