Tim Gabungan Masih Mencari Warga Cipeundeuy Yang Bunuh Diri di Waduk CIrata
Tim gabungan masih mencari Jajang Wijaya (27) warga Cipeundeuy KBB yang menceburkan diri ke Waduk Cirata Selasa.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Ngamprah – Tim gabungan masih melakukan pencarian terhadap warga Cipeundeuy Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang menceburkan diri ke Waduk Cirata.
Aksi bunuh diri yang dilakukan Jajang Wijaya warga Cipeundeuy KBB tersebut terjadi, Selasa 11 Januari 2022 dini hari atau sekitar pukul 01.00 WIB.
Saat menceburkan diri ke Waduk Cirata, Jajang tidak sendirian dia malahan diantar ayah dan adiknya menggunakan motor dari kediamannya di Cipeundeuy KBB.
Baca Juga: Waduh, Diantar Ayah dan Adik Warga Cipeundeuy Bunuh Diri di Waduk Cirata
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) KBB, Duddy Prabowo mengatakan hingga saat ini korban dinyatakan hilang tenggelam dan hingga kini masih dilakukan pencarian.
"Betul kami dapat informasi itu, sekarang bersama petugas gabungan Tim SAR sedang melakukan pencarian," katanya saat dikonfirmasi, Selasa 11 Januari 2022.
Ia menjelaskan, kejadian tersebut bermula saat korban meminta ayah dan adiknya untuk diantar ke Waduk Cirata yang masuk wilayah Desa Sirnagalih, Kecamatan Cipeundeuy, KBB.
"Setelah tiba di lokasi tiba-tiba korban turun melepas pakaian dan menceburkan diri ke Waduk Cirata," jelasnya.
Baca Juga: Kasus Covid-19 Hantui KBB, Komisi IV DPRD: Saya Sudah Mengingatkan Sejak Awal
Sementara itu, terang dia ayah korban yang bernama Nurjana (47) dan adik korban Deden (20) kaget karena aksi nekat pelaku yang dilakukan tiba-tiba. Mereka pun tidak sempat mencegah pelaku melakukan aksi nekatnya itu.
"Terlebih saat diantar pelaku posisinya dibonceng motor oleh sang ayah. Jadi pelaku ini minta antar ke ayah dan adiknya ke Waduk Cirata, saat tiba di belokan bendungan Cirata pelaku tiba-tiba turun dari motor dan langsung menceburkan diri," terangnya.
Lebih jauh ia menuturkan, berdasarkan informasi dari pihak keluarga yang diterima bahwa sebelumnya korban tersebut diketahui sedang mengalami masalah keluarga.
"Diduga aksi nekatnya itu dipengaruhi karena persoalan yang sedang dihadapinya. Pencarian kami lakukan dengan menyisir lokasi waduk. Tim gabungan juga dibantu Tim SAR Bandung, petugas Polsek Cipeundeuy, relawan, dan masyarakat sekitar," tandasnya. *** (Agus Satia Negara)
Editor : inilahkoran


