Waduh...Provokator Demo GMBI Berujung Kerusuhan di Polda Jabar Rupanya Karyawan BUMN
Provokasi yang berujung kerusuhan saat demo GMBI di Polda Jabar rupanya merupakan karyawan salah satu BUMN
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Dari 12 orang yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus kerusuhan demo GMBI di Polda Jabar, salah satunya merupakan pegawai BUMN.
Tersangka anggota GMBI yang merupakan karyawan BUMN dan terlibat dalam kerusuhan demo di Polda Jabar tersebut diketahui berinisial SBI.
"SBI ini kalau enggak salah di karyawan BUMN," kata Kabid Humas Polda Jabar Ibrahim Tompo saat ditanya kelanjutan aksi kerusuhan demo GMBI, Rabu 2 Februari 2022.
Baca Juga: Polisi Bakal Periksa Panitia Konser Tri Suaka di Taman Anggur Kukulu Subang
SBI sendiri dalam demo GMBI yang berujung kerusuhan itu, berperan melakukan provokasi terhadap massa aksi. Alhasil aksi unjuk rasa itupun berakhir ricuh.
"Waktu itu sempat melakukan provokasi terhadap massa yang ada mengatakan bahwa mempunyai 500 orang yang siap mati. Dan mau menyerang kepada lembaga dan peralatan yang ada di sini dan petugas yang ada pada saat itu," ucapnya.
Di ormas GMBI sendiri, SBI memiliki jabatan yang cukup strategis. Ia menjabat sebagai direktur operasional, di ormas tersebut.
Baca Juga: Saat Orasi Berani Mati, Eh Pasca Kerusuhan Anggota Ormas GMBI Ini Malah Menyerahkan Diri
"Katanya sih bagian direktur operasional," kata dia.
Saat dilakukan penggeledahan di kendaraannya, usai aksi, polisi dapati beberapa alat sajam.
"Di kendaraannya memang memiliki peralatan-peralatan, jadi alat pemukul kemudian pisau kemudian beberapa stik sudah disiapkan, ada pisau cutter segala di dalam mobilnya," terangnya.
Baca Juga: Mantan Kapolda Ini Sebut Ormas GMBI Duduki Patung Macan Lodaya Menyinggung Institusi Polri
SBI sendiri diketahui menyerahkan diri ke Polrestabes Bandung pasca demo GMBI yang berujung kerusuhan.
Usai demo sendiri Polda Jabar dan Polres Jajaran langsung bergerak cepat mengamankan ratusan anggota GMBI yang terlibat kerusuhan, termasuk Ketua Umum GMBI MFR atau Muhammad Fauzaan Rachman.
(Cesar Yudistira)
Editor : inilahkoran


