Tegas! Ridwan Kamil dan Tokoh Sunda Menentang Deklarasi NII di Garut

Ridwan Kamil dan sejumlah tokoh Sunda dengan tegas menentang deklarasi NII di Garut, beberapa waktu lalu.

Tegas! Ridwan Kamil dan Tokoh Sunda Menentang Deklarasi NII di Garut
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bersama para tokoh Sunda menentang deklarasi NII di Garut.

INILAHKORAN, Bandung- Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil beserta para tokoh Sunda menentang deklarasi Negara Islam Indonesia (NII) di Garut.

Isu deklarasi NII di Garut menyita perhatian berbagai pihak, tak terkecuali Gubernur Jabar Ridwan Kamil dan para tokoh sunda.

Sikap menentang deklarasi NII pun jadi bahasan utama dalam pertemuan Ridwan Kamil dengan para tokoh Sunda di Aula Pasca Sarjana Universitas Pasundan, Kota Bandung, Sabtu 5 Februari 2022 lalu.

Baca Juga: Siapa Calon Wakil Bupati Bandung Barat Pendamping Hengky Kurniawan? Koalisi Akur Nunggu Aa Umbara

"Kami sangat menentang kelompok yang mengatasnamakan Islam dengan tujuan memecah belah, seperti ada deklarasi NII di Garut," ujar Ridwan Kamil.

Kerena itu, Ridwan Kamil menyampaikan, pihaknya mendukung upaya dari Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) dan Polri untuk menangkap oknum-oknum yang merusak nama baik Islam dan kesundaan di tanah Jawa Barat,

Selain itu, Ridwan Kamil menyampaikan, para tokoh Sunda sepakat untuk membuat satu forum komunikasi, sehingga hal-hal yang berkaitan dengan kesundaan cukup keluar dari satu pintu.

Baca Juga: Tragis...Satu Keluarga Tertimpa Longsor Tembok Pembatas di Cianjur, Dua Anaknya Meninggal

"Seperti kejadian baru-baru ini dari salah seorang anggota DPR terkait dengan kesundaan, gairah dari tokoh-tokoh Sunda saat inii sedang semangat sekali untuk bersatu, menyamakan irama dan suara, sehingga insya Allah, nanti akan lahir organisasi forum komunikasi supaya isu-isu kesundaan cukup keluar dari satu pintu," katanya.

Langkah-langkah tersebut sebagai upaya untuk menjaga kondusivitas di Jabar karena empat pilar, yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Bhinneka Tunggal Ika harus dijunjung tinggi.

Baca Juga: Persib Tahan Tiga Pemain untuk Gabung Timnas U23, Ini Alasannya...

"Jadi sikap saya sebagai Gubernur, Provinsi Jawa Barat harus terus dijaga kondusivitasnya dari dinamika dan narasi-narasi disintegrasi terhadap kesepakatan yang sudah kita sepakati bersama dari Tatar Sunda untuk menjunjung tinggi empat pilar, yaitu Pancasila, NKRI, UUD 1945, dan Bhinneka Tunggal Ika," jelasnya.***(Rianto Nurdiansyah)


Editor : inilahkoran