Gus Muhaimin Menangis Didukung Nyapres 2024 Oleh Pekerja Migran Jabar

Purna Pekerja Migran Jawa Barat dengan tegas mendukung Muhaimin Iskandar atau Gus Muhaimin untuk maju menjadi calon Presiden RI 2024 mendata

Gus Muhaimin Menangis Didukung Nyapres 2024 Oleh Pekerja Migran Jabar
Purna Pekerja Migran Jawa Barat dengan tegas mendukung Muhaimin Iskandar atau Gus Muhaimin untuk maju menjadi calon Presiden RI 2024 mendatang.

INILAHKORAN, Bandung-Purna Pekerja Migran Jawa Barat dengan tegas mendukung Muhaimin Iskandar atau Gus Muhaimin untuk maju menjadi calon Presiden RI 2024 mendatang.

Sorak-sorai para purna pekerja migran Jabar ini lantas membuat Gus Muhaimin terharu, dan tak kuasa menahan air mata mendengar langsung dukungan yang penuh makna itu.

"Saya sangat terharu, mereka memberikan mandat yang begitu berat kepada saya untuk terus memperjuangkan nasib mereka, terutama nanti untuk 2024. Amanah ini harus saya perjuangkan," kata pria yang kerap disapa Cak Imin ini di Bandung, Minggu, 6 Februari 2022.

Baca Juga: Peningkatan Kasus Covid-19 di Bogor Berimbas Naiknya BOR di Rumah Sakit

Menurutnya, hal yang paling utama dalam memperjuangkan mandat pekerja migran maupun pekerja dalam negeri terlebih ibu-ibu yang nenjadi tulang punggung keluarga adalah, perlu diberi modal dan kualitas supaya bisa lebih makmur.

Kualitas itu salah satu contohnya Indonesia menjalin kerja sama berupa MoU dengan Arab Saudi dalam hal pekerja migran.

"Yang kedua, harus ada sistem penempatan yang dibuat dua negara bersama-sama, tidak sepihak. Ini yang harus dibenahi," ujarnya.

Baca Juga: Siap-siap Daftar Gelombang 23, Begini Cara Membuat Akun Kartu Prakerja Tahun 2022

Para migran ini menilai, Gus Mihaimin adalah sosok pemimpin yang kerap memperhatikan keinganan dan kebutuhan para pekerja migran Indonesia, terlebih ketika Ketua Umum PKB ini menjadi Menteri Ketenagakerjaan dan Transmigrasi yang selalu mempedulikan kesejahteraan pekerja.

Hal itu terbukti ketika Etty, pekerja migran asal Majalengka yang berhasil lolos dari hukuman mati di Arab Saudi.

"Alhamdulillau, berkat upaya Gus Muhaimin dan seluruh rakyat Indonesia, saya bisa selamat pulang ke Indonesia," kata perempuan yang sempat ditahan selama 18 tahun tersebut.***


Editor : inilahkoran