DPRD Kota Bandung Syukuri Realisasi Target Pendapatan Dinas Pekerjaan Umum di 2021

Komisi B DPRD Kota Bandung mensyukuri realisasi target pendapatan, yang berhasil didapat Dinas Pekerjaan Umum.

DPRD Kota Bandung Syukuri Realisasi Target Pendapatan Dinas Pekerjaan Umum di 2021
DPRD Kota Bandung mendorong Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan (Bappelitbang), membenahi fungsi koordinasi antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

INILAHKORAN, Bandung – Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung mensyukuri realisasi target pendapatan, yang berhasil didapat Dinas Pekerjaan Umum (PU) pada 2021 lalu.

Dalam rapat kerja membahas Realisasi Pendapatan Tahun Anggaran 2021 dan Target Pendapatan Triwulan I Tahun Anggaran 2022 belum lama ini, Wakil Ketua Komisi B Wawan Mohamad Usman mengatakan potensi Dinas PU untuk mengeruk pemasukan sangat besar. Dia berharap, pendapatan tahun ini lebih maksimal ketimbang tahun lalu yang mencapai 100,69 persen.

Sementara pada target pendapatan Triwulan I Tahun Anggaran 2022 kali ini, difokuskan dari retribusi pemanfaatan laboratorium, retribusi penggunaan alat berat dan hasil sewa Barang Milik Daerah (BMD).

"Dinas PU juga punya potensi pendapatan, semoga target dan realisasi di tahun selanjutnya bisa ditingkatkan," ujarnya.

Baca Juga: Tancap Gas, Bapemperda DPRD Kota Bandung Segera Bersiap Bahas Raperda Catur Wulan Pertama

Anggota Komisi B Asep Mulyadi mengapresiasi capaian target pendapatan Dinas PU di 2021. Serupa dengan Wawan, Asep berharap ada peningkatan yang jauh lebih baik di 2022. Khususnya pada potensi lain yang dimiliki Dinas PU, yang selama ini belum dioptimalkan dengan baik.

"Pendapatan Alhamdulillah, target Rp 230 juta. Pencapaiannya mendekati target. Retribusi pemakaian alat dan lain-lain. Ini harapannya bisa terus ditingkatkan dan penyetaraan retribusi pemakaian alat berat tahun 2021 ini potensinya bisa ditingkatkan," harapnya.

Senada dengan Asep, Maya Himawati mengatakan Dinas PU Kota Bandung harus cerdik mencari celah tambahan untuk meningkatkan pendapatan, melalui potensi yang dimiliki.

Baca Juga: DPRD Kota Bandung Minta PT BII Berinovasi

Sehingga aset dapat dimaksimalkan dan terkelola dengan baik, yang berujung memberikan dividen bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

"Penyewaan alat itu bisa per-hari. Cari celah tambahan PAD, misal penyewaan alat berat ini. Selain itu pesan pelayanan gorong-gorong lebih diperhatikan, karena kan kalau tersendat, gorong-gorong menjadi bahan banjir dan lain-lain," tutupnya. (Yuliantono)

 


Editor : inilahkoran