MaasyaAllah! Siswa Kelas 4 SD di KBB Juara Pildacil Meski Tinggal di Panti Asuhan
Muhammad Daffa (10) penghuni Panti Asuhan di KBB ini berhasil merajai lomba Pildacil se-Lembang. Kisahnya menginspirasi.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung- Prestasi yang diraih Muhammad Daffa Maulana (10) Kelas 4 SD penghuni Panti Asuhan di Kabupaten Bandung Barat (KBB) ini sungguh inspiratif.
Muhammad Daffa selama ini tinggal di Panti Asuhan tetapi berhasil menjuarai lomba Lomba Bakat Minat Kompetensi Siswa (LBMKS) se-Lembang, KBB.
Kegiatan yang diikuti puluhan siswa SD termasuk Muhammad Daffa, itu menampilkan perlombaan Pildacil pada mata pelajaran PAI yang diselenggarakan sejak minggu kedua Februari 2022.
Baca Juga: Roy Suryo Bakal Polisikan Menag Yaqut, Agustinus Pohan: Ini Politik, Jadi Susah...
Kepala SDN Pancasila, Ela Komala mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi capaian yang diraih siswanya tersebut.
Menurutnya, kesungguhan siswa dalam mengikuti lomba membuatnya bangga dan membuktikan pandemi yang berlangsung saat ini tidak menghalanginya untuk berprestasi.
“Saya di sini, selaku Plt. Kepala SDN Pancasila, sungguh bangga dan terharu, karena zaman yang canggih namun pandemi ini bukanlah penghalang bagi ananda Daffa untuk berprestasi. Mata lomba ini sangatlah penting dalam upaya meningkatakam keimanan dan ketakwaan peserta didik,” ungkapnya.
Baca Juga: Sinopsis Grid Episode 3, Kim Sae Ha Selidiki Sosok Ini untuk Temukan Bukti Baru
Ia menilai, kegiatan tersebut mampu menumbuhkembangkan pembentukkan sikap mental sportivitas, kejujuran, ukhuwah islamiyah sesama peserta didik.
Tak hanya itu, sambung dia, kegiatan tersebut memberi motivasi serta keberanian dan kemandirian para siswa.
"Muhammad Daffa Maulana merupakan peserta didik yang lahir di Bandung Barat, 23 oktober 2011. Saat ini, kelas IV dan tinggal di Panti Asuhan (Al Kautsar) Jl Mutiara Utama No. 176 Lembang," ujarnya.
Baca Juga: Empat Direktur Perusahaan Ternama Penajam Paser Utara Jadi Saksi Abdul Gafur Masud, Ini Nama-namanya
Ia menjelaskan, keseharian Daffa termasuk anak yang rajin, baik di rumah dan di sekolah. Sangat sederhana jika dilihat penampilannya. Namun kemampuannya di atas rata-rata.
"Terutama dalam menyampaikan tabligh sangat luar biasa. Dia menghafal atau menangkap pesan termasuk cepat karena setiap pagi rutin melakukan latihan dan pembiasaan tausyiah/ceramah di depan anak anak panti," jelasnya.
Ada hal yang menarik, sambung dia, lomba pildacil sangat ‘nyambung’ dengan mata pelajaran yang paling disukai oleh Daffa, yakni PAI. Selain, hobi nya seperti anak-anak lainnya, yaitu main sepak bola, juga bercita-cita menjadi Presiden.
Baca Juga: Kok Bisa Perempuan Nembak Duluan Termasuk Sunnah? Begini Penjelasan Ustadz Khalid Basalamah
“Semoga Daffa mencapai apa yang dicita-citakan. Doa ibu selalu menyertaimu. Terima kasih sudah menjadi bagian keluarga kami yang begitu membanggakan. Menjadi Juara kedua tingkat kecamatan tentu saja peluang ke kabupaten belum bisa ikut serta. Namun, semua itu membuat kami bangga,” tandasnya. *** (agus satia negara).
Editor : inilahkoran


