Patung BJ Habibie dan Pesawat Terbang Bakal Didirikan di Kota Bandung

Sebuah patung BJ Habibie dan pesawat terbang akan berdiri di Kota Bandung sebagai simbol kota dirgantara.

Patung BJ Habibie dan Pesawat Terbang Bakal Didirikan di Kota Bandung
Sebuah patung BJ Habibie dan pesawat terbang bakal didirikan di Kota Bandung.

INILAHKORAN, Bandung - Sebuah patung BJ Habibie dan pesawat terbang akan berdiri di Kota Bandung sebagai simbol kota dirgantara.

Rencananya, Pemkot Bandung akan menempatkan patung BJ Habibie dan pesawat terbang itu di kawasan Bunderan Cibiru Kota Bandung. Sekda Kota Bandung Ema Sumarna mengaku pembanguan itu usai adanya pembahasan bersama Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Pertanahan, dan Pertamanan (DPKP3) Kota Bandung.

Menurutnya, wacana tersebut muncul sejak masih ada almarhum Oded M Danial. Bahkan, Plt Wali Kota Bandung Yana Mulyana pun telah menerima ekspose langsung dari yang mendesain patung BJ Habibie dan pesawat terbang yakni I Nyoman Nuarta.

Baca Juga: Puluhan Sampel Swab Tes Dikirim ke Labkesda Jabar, Dinkes Cimahi Minta Hal Ini

Nantinya, patung BJ Habibie dan pesawat terbang itu memiliki tinggi 15 m. Sedangkan, patung BJ Habibie tingginya 6 meter. Lalu, bakal dibuatkan amfiteater sehingga sangat instagramable.

"Kan nilai seni agak sulit untuk diukur, apalagi dengan material yang luar biasa. Revitalisasi kawasan Bunderan Cibiru ini karena melihat dari berbagai aspek yang bisa merubah opini bahwa kawasan itu mohon maaf kesannya semrawut. Jadi, kami ingin tata," kata Ema, Jumat 11 Maret 2022.

Dia menyebut, apabila rencana ini dapat terealisasi. Akan sangat terlihat ikonik, bahkan konsepnya, Pemkot Bandung menginginkan Kota Bandung sebagai Kota Dirgantara.

Baca Juga: Polda Jabar Bantah Buka Posko untuk Korban Doni Salmanan, Begini Penjelasannya

"Saya pikir sulit orang untuk membantah Bandung Kota Dirgantara. Sejarah pesawat terbang ada di Bandung dengan PT DI. Dan ada konsep bahwa kami akan membangun patung pak BJ Habibie dengan telah mendapat persetujuan putranya, Ilham Habibie. Beliau (Ilham) mengapresiasi jika ini bisa terealisasi," ucapnya.

Ema menyebut, dari aspek regulasi kewilayahan. Kawasan Cibiru dikenal sebagai kawasan teknopolis dan identik dengan IT. Sehingga, berkaitan dengan tema rencana tata ruang wilayah (RTRW) yang sejalan.

Baca Juga: Syarat Tes Antigen dan PCR untuk Perjalanan Dihapus, Warga Bandung Diminta Tak Euforia

"Kami sedang perjuangkan. Walaupun pak Yana terus lakukan evaluasi bagaimana peluang ini. Jika nantinya tak bisa didukung dana dari APBD, ya bisa minta bantuan dari level provinsi atau pusat. Sebab, jika andalkan CSR tak cukup karena CSR hanya kisaran Rp1-2 miliar. Ini dibutuhkan anggaran Rp28,5 miliar," ucapnya.

"Pemkot Bandung juga memiliki gagasan di setiap gerbang kota akan dibuat tematik sebagai ciri khas. Semisal di Pasteur akan ada khas seperti pesawat dengan menyediakan elevated apabila nantinya tol dalam kota hadir dari gerbang Pasteur melintas seperti flyover. Intinya setiap keluar gerbang kota ada kekhasannya, sedangkan Seroja tak akan ada," ujar dia. (Yogo Triastopo)


Editor : inilahkoran