Banjir Bandang, Sebuah Warung di Cipongkor KBB Terseret Arus

sebuah warung di Cipongkor Kabupaten Bandung Barat atau KBB terseret banjir bandang setelah wilayah tersebut diguyur hujan intensitas tinggi

Banjir Bandang, Sebuah Warung di Cipongkor KBB Terseret Arus
Sebuah warung di Kampung Neglasari, RT03/RW03, Desa Citalem, Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat (KBB) terseret banjir bandang, pada Minggu 27 Maret 2022 sekitar pukul 02.00 WIB dini hari.

INILAHKORAN, Ngamprah –  Sebuah warung di Kampung Neglasari, RT03/RW03, Desa Citalem, Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat (KBB) terseret banjir bandang, pada Minggu 27 Maret 2022 sekitar pukul 02.00 WIB dini hari.

Camat Cipongkor KBB, Yayat Ruhiyat membenarkan peristiwa banjir bandang yang berakhir menyeret sebuah warung. 

Insiden itu terjadi saat hujan dengan intensitas tinggi di kawasan Cipongkor, KBB dan mengakibatkan terjadinya banjir bandang dan menyeret warung di wilayahnya.

Baca Juga: Rugikan Negara Rp51,5 Miliar, Eks Manager Posfin Terancam 20 Tahun Penjara

"Iya karena banjir bandang dan longsor tanah terjadi di bagian bawah warung milik Wanda Rukmana (40)," katanya, Senin 28 Maret 2022.

Menurutnya, kejadian diperkirakan lantaran terjadi penyumbatan akibat sampah pada saluran got.

Ia mengaku, pihaknya saat ini tengah berupaya untuk membersihkan puing-puing sisa kejadian.

Baca Juga: Ugal-ugalan Bersama Empat Wanita Pakai Rotator, Polisi Gadungan Ini Diamankan di Puncak

"Kami dibantu petugas gabungan meliputi TNI/Polri dan di BPBD KBB juga dari pihak kecamatan. Aparat setempat membantu mengevakuasi barang berharga milik korban," tuturnya.

Atas kejadian tersebut, sebut dia, kerugian diperkirakan mencapai Rp.80 juta.

Ia pun menghimbau agar masyarakat tetap waspada di musim penghujan seperti sekarang.

Baca Juga: Sinopsis The Gunman: Pelarian Pembunuh Bayaran untuk Menyelamatkan Diri

"Dalam kejadian ini tidak menimbulkan korban luka atau nyawa hanya saja kerugian material, selalu waspada khususnya yang tinggal di bantaran sungai. Bencana susulan diperkirakan akan terjadi," tandasnya.*** (agus satia negara).


Editor : inilahkoran