Bandung Utama Genap Setahun, Farhan Pastikan Setiap Program Berdampak pada Warga

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menegaskan, satu tahun pelaksanaan program Bandung Utama menjadi momen evaluasi sekaligus penegasan komitmen pembangunan.

Bandung Utama Genap Setahun, Farhan Pastikan Setiap Program Berdampak pada Warga
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menegaskan, satu tahun pelaksanaan program Bandung Utama menjadi momen evaluasi sekaligus penegasan komitmen pembangunan./istimewa

INILAHKORAN.ID - Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menegaskan, satu tahun pelaksanaan program Bandung Utama menjadi momen evaluasi sekaligus penegasan komitmen pembangunan kota yang terintegrasi, inklusif dan berkelanjutan.

Bandung Utama bukan sekadar slogan, tetapi gerakan nyata yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Selama satu tahun ini, kami memastikan setiap program berdampak konkret,” kata Farhan, Kamis 26 Februari 2026.

Satu tahun program, menunjukkan capaian signifikan di beberapa sektor. Di bidang perumahan, program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) berhasil menuntaskan 1.785 unit hingga 1 Desember 2025 atau 100 persen dari target anggaran tahun berjalan. Dengan dukungan pemerintah pusat dan Corporate Social Responsibility (CSR) berbagai pihak, total sekitar 2.100 unit rumah telah diperbaiki sepanjang tahun ini.

Program tersebar di 25 kecamatan sebagai bagian dari strategi pengurangan kawasan kumuh dan peningkatan kesehatan lingkungan.

Dalam sektor ekonomi, sebanyak 151 Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) diluncurkan di Kota Bandung. Koperasi dirancang memperkuat usaha kecil berbasis kelurahan melalui sistem simpanan wajib dan sukarela yang berkelanjutan. Farhan menekankan pentingnya peran koperasi dalam memperkuat daya tahan ekonomi masyarakat.

“Ekonomi kerakyatan menjadi fondasi ketahanan masyarakat. Koperasi adalah instrumen strategis untuk mendukung usaha kecil tetap berkembang,” ucapnya.

Di bidang kesehatan, program Makan Bergizi Gratis (MBG) diperluas tidak hanya bagi siswa. Tetapi juga bagi ibu hamil dan menyusui. Selain itu, Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi pelajar dimulai di SMP Negeri 5 Kota Bandung dan diresmikan Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin. Program bertujuan mendeteksi dini potensi gangguan kesehatan dan memperkuat layanan promotif serta preventif.

Evaluasi capaian satu tahun ini menegaskan sinergi yang kuat antara pemerintah kota, provinsi dan pusat sebagai kunci percepatan pembangunan. Ia menekankan, capaian tersebut menjadi dasar untuk menetapkan target jangka panjang termasuk penanganan 9.000 unit Rutilahu dan 280 hektare kawasan kumuh hingga 2029.

Pengamat pembangunan kota menyebut, angka-angka capaian ini sebagai indikator keberhasilan awal namun kualitas implementasi dan keberlanjutan program menjadi kunci untuk dampak jangka panjang. Farhan optimistis, fondasi yang dibangun selama satu tahun akan terus mendorong Bandung Utama menjadi model pembangunan kota yang adaptif, responsif dan berpihak pada kesejahteraan masyarakat.

“Target angka hanyalah salah satu tolak ukur. Yang terpenting adalah bagaimana program ini benar-benar dirasakan oleh masyarakat dan memberi perubahan nyata,” ujar dia.***


Editor : JakaPermana