Bang Si Hyuk Batalkan Pidato Tentang Masa Depan K-Pop dan BTS Dalam Acara KEF di Jeju

Karena kontroversi terbarunya, Bang Si Hyuk harus membatalkan kehadirannya sebagai perwakilan HYBE di acara penting.

Bang Si Hyuk Batalkan Pidato Tentang Masa Depan K-Pop dan BTS Dalam Acara KEF di Jeju
Bang Si Hyuk pendiri HYBE.

INILAHKORAN, Bandung - Bang Si Hyuk saat ini terlibat kontroversi baru di mana dia harus diperiksa oleh pihak berwajib.

Akibat kontroversi tersebut, Bang Si Hyuk memilih untuk membatalkan kehadirannya di acara ternama.

Ketua dan pendiri HYBE, Bang Si Hyuk, tiba-tiba mengundurkan diri dari acara penting di tengah meningkatnya penyelidikan hukum atas dugaan kegiatan penipuan.

Bang Si Hyuk juga membatalkan Pidato yang seharusnya dia sampaikan di acara tersebut.

Bang Si Hyuk dijadwalkan menyampaikan Pidato utama di Forum Jeju Musim Panas Federasi Perusahaan Korea (KEF), sebuah pertemuan tahunan besar yang mempertemukan para tokoh bisnis dan pakar industri terkemuka Korea Selatan.

Forum yang akan berlangsung dari 16 hingga 19 Juli 2025, di Hotel Lotte, Jeju, ini berfungsi sebagai platform untuk berbagi wawasan tentang strategi bisnis dan inovasi di berbagai sektor.

Acara tahun ini menjadi sangat penting bagi HYBE, yang baru saja bergabung dengan KEF sebagai perusahaan anggota.

Bang Si Hyuk dijadwalkan untuk berbicara dengan topik, "Melampaui Fenomena BTS : Masa depan Budaya K-Pop", yang membahas tantangan K-Pop saat ini dan menguraikan strategi ekspansi global HYBE yang bertujuan untuk pertumbuhan jangka panjang.

Namun, seiring meningkatnya masalah hukum yang melibatkan Bang Si Hyuk, muncul kekhawatiran tentang kehadirannya di forum bisnis publik tersebut.

Laporan terbaru mengonfirmasi bahwa Bang Si Hyuk telah mengundurkan diri dari acara tersebut.

CEO HYBE, Lee Jae Sang, dilaporkan akan menggantikannya untuk menyampaikan Pidato.

Pembatalan ini menyusul pengumuman Komisi Sekuritas dan Berjangka Korea Selatan (SFC) tentang keputusannya untuk merujuk Bang Si Hyuk ke pengadilan.

Berdasarkan Komisi Jasa Keuangan, SFC mencurigai Bang Si Hyuk terlibat dalam perdagangan curang dan tidak adil sebelum penawaran umum perdana HYBE.

Menurut pihak berwenang, Bang Si Hyuk diduga menyesatkan investor awal tentang rencana IPO saat mengatur penjualan saham kepada dana ekuitas swasta yang terhubung dengan seorang kenalan.

Bang Si Hyuk juga dituduh membuat perjanjian rahasia untuk menerima sebagian keuntungan dari kesepakatan tersebut, detail yang dilaporkan dihilangkan dari dokumen sekuritas resmi HYBE.***


Editor : Irma Nurfajri