Bantahan Alumni Unpad Balad Ganjar tentang Penolakan Dukungan Ganjar Pranowo Presiden 2024
Alumni Unpad Balad Ganjar memberikan tanggapan atas adanya penolakan dukungan terhadap Ganjar Pranowo menjadi Presiden periode 2024-2029.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Alumni Unpad Balad Ganjar memberikan tanggapan atas adanya penolakan dukungan terhadap Ganjar Pranowo menjadi Presiden periode 2024-2029.
Seperti diketahui, penolakan dukungan terhadap Ganjar Pranowo oleh Alumni Unpad Balad Ganjar itu disuarakan kelompok alumni Unpad lintas fakultas beberapa waktu lalu.
Menurut penasehat Alumni Unpad Balad Ganjar, Dadang Z Prawira mengatakan penolakan Ganjar Pranowo untuk menjadi presiden tidak beralasan.
“Karena kami belum mencantumkan identitas institusi seperti logo Unpad, IKA Unpad dan sudah mengidentifikasikan wadah tempat alumni Unpad yang memilki pemikiran dan pilihan yang sama itu dengan nama Alumni Unpad Balad Ganjar,” katanya saat ditemui di Bandung, Jumat 19 Mei 2023.
"Sebaliknya kami melanggar kelompok yang telah berani menamakan diri alumni Unpad lintas fakultas tanpa embel-embel apapun padahal tidak terbukti mewaki para alumni dimaksud," sambungnya.
Dadang mengatakan, dugaan dugaan kiriman alumni Unpad lintas fakultas terhadap Ganjar Pranowo yang dinyatakan tidak bersih dan memiliki banyak kasus serta masalah juga tidak mendasar dan disertai bukti yang ada.
"Itu sungguh tidak patut disampaikan oleh kelompok intelektual yang teliti dan cermat disertai bukti yang memadai. Sebagai sesama alumni Unpad kami menyarankan untuk mencabut kata-kata dan tudingan yang tidak memiliki bukti sah agar tidak menghadapi konsekuensi hukum di kemudian hari," katanya.
Dadang pun mengajak para alumni Unpad yang menolak deklarasi dukungan terhadap Ganjar, untuk menghormati kegembiraan pesta demokrasi.
"Ikuti pesta demokrasi ini dengan perasaan senang. Kita benci perbedaan pilihan dan kita tunjukan kepada masyarakat bahwa alumni Unpad sangat dewasa dalam berdemokrasi," katanya.*** (cesar yudistira)
Editor : Doni Ramdhani

