Baru Aja Mulai, Server Pendaftaran SPMB 2025 Sudah Down, SMAN 3 Bandung Kelabakan

Pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru SPMB 2025 tahap pertama telah dimulai, per hari ini, Selasa 20 Juni 2025 di Jawa Barat.

Baru Aja Mulai, Server Pendaftaran SPMB 2025 Sudah Down, SMAN 3 Bandung Kelabakan
Namun, pada hari pertama ini server mengalami down sehingga SMAN 3 Bandung kelabakan, kesulitan mengakses laman pendaftaran SPMB 2025 yang dilakukan secara daring melalui laman Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat. (yuliantono)

INILAHKORAN, Bandung - Pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru SPMB 2025 tahap pertama telah dimulai, per hari ini, Selasa 20 Juni 2025 di Jawa Barat.

Namun, pada hari pertama ini server mengalami down sehingga SMAN 3 Bandung kelabakan, kesulitan mengakses laman pendaftaran SPMB 2025 yang dilakukan secara daring melalui laman Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat. 

server SPMB 2025 sulit diakses sejak Selasa pagi, sehingga menghambat proses pendaftaran yang dilakukan siswa dan orangtua. Para orang tua siswa terpaksa menunggu lebih dari satu jam, hingga sistem kembali normal.

"Aplikasi tadi lama dan down sampe jam 9.30 baru bisa melayani untuk pembuatan akun. Dan pembuatan akun ini bukan user name dan password tapi harus mengunggah dokumen persyaratan jadi langsung daftar dan satu orang waktunya lama," kata Ketua Pelaksana SPMB 2025 SMAN 3 Bandung Zaenal Asikin di SMAN 3 Bandung, Selasa 10 Juni 2025.

Buntut server down ini, membuat calon siswa dan orangtua yang berasal dari luar daerah harus pulang lagi dan baru bisa melanjutkan pendaftaran besok.

"Yang datang itu sekitar 20 siswa. Kalau pembuatan akun itu kebanyakan dari luar kota untuk jalur prestasi," ucapnya.

Pada tahap pertama ini, jalur yang disediakan yaitu, domisili, afirmasi dan mutasi orang tua calon siswa. Sementara untuk jalur prestasi, baru akan dibuka pada tahap kedua. Adapun untuk SMAN 3 Bandung membuka pendaftaran untuk 360 calon siswa-siswi baru. 

Sementara, kuota serapan masing-masing jalur untuk domisili 35 persen, kemudian jalur prestasi 30 persen, jalur afirmasi 30 kemudian mutasi dan anak guru lima persen. Tahap kedua jalur prestasi 30 persen. 

"Kami akan menerima 360 siswa-siswi setiap kelas 36 siswa. Tahap satu mulai sekarang dari 10-16 Juni, tahap dua 24 Juni sampai 1 Juli mendatang," katanya. 

Sementara mengenai siswa-siswi titipan, SMAN 3 Kota Bandung memastikan akan transparan dan tidak memberikan ruang untuk praktik tersebut. Sebab, gelaran ini pada dasarnya digelar sepenuhnya secara online. 

"Kami tidak menerima pendaftaran secara offline, kalau ada nitip silahkan sesuai jalur silahkan daftar mandiri dengan akun diperoleh dan kami tidak mengakomodir apapun," kata dia. 

Sebelumnya, Kepala Disdik Provinsi Jawa Barat, Purwanto mengatakan, siswa yang berbuat curang agar bisa masuk ke sekolah tujuan tertentu, dipastikan akan diketahui oleh sistem yang ada, dan itu nantinya akan langsung dianulir. 

"Nanti kita anulir, ketika kita lakukan pelacakan kemudian tidak sesuai saat verifikasi itu kami akan langsung menganulir," ujar Purwanto saat dihubungi, Senin 9 Juni 2025 kemarin.

Disdik Provinsi Jabar sudah melakukan imbauan kepada seluruh sekolah melalui Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan di kabupaten kota agar tidak melakukan semua kecurangan, baik jual beli kursi dan menerima pungutan liar. 

Adapun jika nantinya kedapatan ada peran dari sekolah yang meloloskan siswa melakukan kecurangan dalam SPMB 2025 ini, Purwanto menegaskan, kepala sekolahnya akan mendapatkan sanksi tegas. 

"Maka jangan coba-coba bermain kepada masyarakat kemudian ke sekolah karena di sistem akan kelihatan. Ada sanksi pak gubernur sudah tegas di mana dalam peraturan nya, kepala sekolah yang main-main akan diberikan tindakan tegas," tandasnya.


Editor : Doni Ramdhani