Beam Kembali Beroperasi Lagi, Begini Kata Pengguna dan Goweser
Sepeda dan skuter listrik yang dikelola Beam Mobility kembali beroperasi di Kota Bogor setelah sekitar satu bulan terhenti
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor - Sepeda dan skuter listrik yang dikelola Beam Mobility kembali beroperasi di Kota Bogor setelah sekitar satu bulan terhenti. Kembalinya moda transportasi yang diklaim ramah lingkungan berbasis baterai ini mendapatkan respon positif dari warga khususnya goweser kota hujan.
Seorang pengguna Beam yang juga anggota komunitas Sepeda Lipat Bogor, Edwin mengatakan, setelah kembali beroperasi, Beam telah memberikan edukasi kepada calon pengguna, soal teknis atau tata cara mengoperasikan armada ketika di jalan.
"Ya, langkah yang dilakukan Beam ini untuk menjamin keselamatan pengguna. Karena itu saya akan lebih memilih skuter elektrik Beam, setelah mengetahui teknis penggunaannya," ungkap Edwin pada Selasa 28 Februari 2023 pagi.
Edwin mengaku, dirinya sangat antusias mempelajari cara berkendara yang baik di bawah bimbingan instruktur berpengalaman.
"Sebelum menggunakan Beam, harus ikuti dahulu Beam Safe Academy, karena sangatlah penting. Skuter elektrik Beam memudahkan perjalanan saya menuju ke kantor," tuturnya.
Sementara itu, pengguna Beam sekaligus ketua komunitas Topass Bike,
Taufik menuturkan, ketika memperhatikan cara penggunaan sepeda dan skuter listrik Beam dalam Beam Safe Academy, ternyata sangatlah mudah dipelajari. Skuter listrik Beam ini menjadi moda transportasi mikro yang cocok digunakan beraktivitas di Kota Bogor.
"Beam adalah transportasi baru yang sangat baik bagi Bogor. Dengan hadirnya Beam tentu ini akan mengurangi polusi udara untuk Bogor yang lebih go green lagi," terang Taufik.
Terpisah saat dikonfirmasi, Country Manager Beam Indonesia, Devraj Sathivelu memaparkan, Beam memberikan edukasi kepada calon pengguna, soal teknis atau tata cara mengoperasikan armada ketika di jalan. Langkah ini dilakukan Beam untuk menjamin keselamatan pengguna, edukasi dengan target 10 ribu pengguna diisi dengan pemaparan teknis mengoperasikan armada.
"Keselamatan adalah prioritas utama bagi Beam, jamin ketersediaan kendaraan yang berfungsi dan memenuhi persyaratan keselamatan, tak hanya di Kota Bogor, tapi di tingkat internasional," ungkap Devraj.
Devraj membeberkan, sebagai informasi, edukasi keselamatan mengoperasikan armada Beam, sebelumnya sudah dilaksanakan di berbagai kota di negara-negara di kawasan Asia Pasifik, seperti Australia, Selandia Baru, Korea Selatan, dan Malaysia.
"Jadi untuk di Kota Bogor, menjadi kota pertama di Indonesia melaksanakan edukasi keselamatan berkendara dengan armada sepeda listrik Beam. Itu tadi, di Kota Bogor Beam menargetkan bisa melatih sedikitnya 10 ribu pengguna melalui program Beam Safe Academy yang berlangsung hingga akhir tahun 2023 ini," beber Devraj.
Devraj menjelaskan, dalam program pelatihan ini, instrukstur Beam mengajarkan pengguna untuk memperhatikan lingkungan sekitar saat berkendara, memastikan pengguna dapat mengoperasikan kendaraan dengan baik setiap saat.
"Paling penting menggunakan jalan raya sesuai dengan regulasi dan aturan yang berlaku," jelasnya.
Instruktur Beam Safe Academy sekaligus Wakil Ketua Komunitas Bike2Work Bogor, Lek Senin mengatakan, armada mikromobilitas/ skuter elektrik Beam merupakan alternatif transportasi yang aman, karena kecepatan maksimumnya hanya 25km/jam.
"Armada Beam mudah digunakan serta harga yang tidak mahal. Ketika banyak warga yang melakukan perjalanan menggunakan armada Beam dibandingkan dengan kendaraan pribadi. Karena itu kedepannya Jalan Raya di Kota Bogor tentunya akan semakin aman, dan tidak macet, tentunya udara semakin bersih," pungkasnya. (Rizki Mauludi)
Editor : Ahmad Sayuti

