Begal Kembali Beraksi di Padalarang, Seorang Pengendara Motor Alamu Luka Bacok di Punggung dan Tangan
Sebuah rekaman CCTV memperlihatkan sekelompok orang melakukan aksi pembegalan seorang pengendara motor di Jalan Raya Purwakarta KM 7, Kampung Muara Cipada, Desa Campakamekar, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Ngamprah - Sebuah rekaman CCTV memperlihatkan sekelompok orang melakukan aksi pembegalan seorang pengendara motor di Jalan Raya Purwakarta KM 7, Kampung Muara Cipada, Desa Campakamekar, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Dalam rekaman video yang viral di media sosial tersebut, sekelompok orang tiba-tiba berhenti dan seorang di antaranya mencabut kunci motor pengendara motor yang sedang berhenti di pinggir jalan.
Kemudian tiga orang pelaku yang duduk dibelakang pengemudi langsung menghampiri dan merebut sepeda motor korban, dengan masing-masing menenteng sebilah sajam.
Bahkan saat korban berusaha merebut kembali motornya seorang pelaku sempat mengayunkan sajam ke arah korban. Setelah itu para pelaku yang berhasil merampas satu unit motor langsung melarikan diri.
"begal membawa Sajam di Muara Cipada bikin ulah di Bandung Barat. Laporan warga diduga pelaku merampas kendaraan roda dua depan salah satu masjid di Jalan Purwakarta KM 7 pada Selasa 17 September 2024 pukul 23:54 WIB," demikian narasi yang disampaikan.
Insiden pembegalan itu juga dibenarkan oleh Kapolsek Padalarang, AKP Kusmawan. Menurutnya, Polsek Padalarang mendapatkan laporan dari seorang pria bernama Aris Sutardi dalam keadaan mengalami luka-luka pada bagian punggung dan tangannya akibat sabetan senjata tajam, pada Selasa 17 September 2024, sekitar pukul 00:30 WIB.
"Iya kejadiannya betul terjadi dan saat ini sedang dilakukan penyelidikan," kata Kusmawan saat dikonfirmasi.
Kusmawan menjelaskan, pembegalan menggunakan senjata tajam jenis samurai tersebut sesaat setelah Ari sutardi mengisi BBM di pom bensin Campaka Mekar dan hendak pulang ke rumahnya yang berada di Kampung Cikadu, Desa Nyalindung, Kecamatan Cipatat, Bandung Barat.
"Setibanya di lokasi yakni di Jalan Raya Purwakarta, Kampung muara Cibadak RT 2 RW 22, Desa Campaka mekar, Kecamatan Padalarang, korban dipepet oleh 6 orang yang menggunakan 3 kendaraan bermotor.
"Empat orang mengendarai motor Honda Beat warna hitam satu motor Vario warna hitam," ucapnya.
Dikatakan Kusmawan, saat korban dipepet pelaku langsung mengeluarkan senjata tajam jenis samurai dan celurit. Mereka kemudian memaksa korban untuk menyerahkan motor dan barang-barang lain milik korban.
Dengan senjata tajam itu pula korban mengalami luka-luka di punggung dan tangannya.
"Pelaku melukai korban dengan cara menyabetkan senjata tajam jenis samurai ke arah punggung dan tangan korban yang mengakibatkan korban mengalami luka sabetan senjata tajam di punggung dan tangannya," bebernya.
Korban yang dalam kondisi luka-luka berusaha menyelamatkan diri, sementara pelaku membawa kendaraan dan handphone milik korban.
"Karena korban tak ragu mengayunkan sajamnya maka korban menyelamatkan diri. Disitulah motor dan handphone korban yang berada di dashboard atau keropak motor tersebut di rampas dan melarikan diri ke arah Padalarang," paparnya.
"Korban pun melaporkan hal tersebut ke pihak kepolisian untuk proses lebih lanjut," sambungnya.
Hingga saat ini, tambah Kusmawan, Polsek Padalarang melalui unit Reskrim tengah menyelidiki kejadian pembegalan bersenjata samurai dan celurit tersebut dengan memeriksa sejumlah saksi-saksi dan barang bukti berupa tayangan CCTV.
"Iya kita sedang tindaklanjuti laporan tersebut. Tim kami sedang menyelidiki di sana kan ada saksi dan yang paling penting kejadian ini terekam CCTV," ujarnya.
Editor : Doni Ramdhani


