Begal Payudara Beraksi Usai Korban Antar Anak Mengaji, Dua TKP dalam Sehari

Aksi begal payudara kembali meresahkan warga Kota Bandung , bahkan korbannya mendapatkan aksi pelecehan seksual tersebut usai pulang dari mengantar anak mengaji

Begal Payudara Beraksi Usai Korban Antar Anak Mengaji, Dua TKP dalam Sehari
ilustrasi begal payudara

INILAHKORAN.ID - Kasus dugaan begal payudara yang menimpa seorang perempuan di Kota Bandung terungkap setelah korban melaporkan kejadian yang dialaminya ke pihak kepolisian. Aksi tersebut terjadi pada Selasa, 13 Januari 2026, saat korban baru pulang mengantar anaknya mengaji.

Kasat Reskrim Polrestabes Bandung AKBP Anton menjelaskan, pelaku melakukan aksinya dengan mengendarai sepeda motor dan mengincar korban yang berada seorang diri di jalan.

“Pada saat itu korban setelah mengantar anaknya mengaji, pada saat dia pulang kemudian di tengah jalan telah terjadi dugaan tindak pidana pelecehan seksual secara fisik,” kata Anton.

Pelaku disebut sempat berputar arah untuk memastikan korban dalam kondisi sendirian sebelum melancarkan aksinya.

“Pelaku ini sedang naik motor, kemudian dia melihat korban. Setelah itu pelaku muter lagi sambil mengincar korban ketika korban sudah sendirian di tengah jalan,” ujarnya.

Dari arah belakang, pelaku kemudian memegang bagian sensitif tubuh korban dan langsung melarikan diri. Berdasarkan hasil pemeriksaan, aksi serupa dilakukan pelaku di dua lokasi berbeda dalam hari yang sama.

“Dari keterangannya baru dua kali, yaitu di TKP Kota Bandung dan TKP Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung. Di hari yang sama,” ungkap Anton.

Polisi menegaskan bahwa pelaku tidak melakukan aksinya secara acak, melainkan memilih korban tertentu.

“Kalau dari hasil investigasi kami tidak random, dia memang mengincar yang menurut dia yang memang dia mau lakukan seperti itu,” kata Anton.

Saat ini pelaku telah ditahan dan menjalani proses hukum di Satreskrim Polrestabes Bandung. Polisi mengimbau masyarakat untuk segera melapor apabila mengalami atau mengetahui kejadian serupa.


Editor : Ahmad Sayuti