Begini Kata Bey Machmudin Soal Kesiapan Jabar Hadapi Program Makan Bergizi Gratis yang Dimulai Pekan Depan
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan dimulai secara serentak se-Indonesia pada Senin, 6 Januari 2025 ini termasuk di Provinsi Jawa Barat.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Program makan bergizi gratis (MBG) akan dimulai secara serentak se-Indonesia pada Senin, 6 Januari 2025 ini termasuk di Provinsi Jawa Barat.
Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin mengatakan, pihaknya akan terus melakukan koordinasi dengan Badan Gizi Nasional, akan implementasinya di 27 kabupaten/kota se-Jabar.
Dimana harapannya, pelaksanaan program MBG di Jabar dapat berjalan lancar sesuai harapan.
"Kami akan terus berkoordinasi dengan Badan Gizi Nasional. Kami mendukung pelaksanaannya seperti apa," ujar Bey Machmudin di Kota Bandung, Jumat 3 Januari 2025.
Disinggung mengenai kemungkinan adanya catatan evaluasi, dari ujicoba program MBG di sejumlah kota/kabupaten beberapa waktu lalu, dia mengaku sudah berjalan baik.
Walaupun diakuinya, bedanya sekarang program tersebut harus dilakukan rutin setiap hari.
"Sudah baik, tinggal rutin dan itu harus siap," ucapnya.
Terpenting lanjut Bey Machmudin dalam pengaplikasian program MBG, adalah bagaimana caranya memastikan supaya pelaksanaannya memberikan dampak pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Apalagi kata dia, Presiden Prabowo Subianto telah meminta agar sumber bahan baku program MBG harus didapat dari masyarakat sekitar.
Harapannya, pemerintah desa dapat turun tangan membantu, bisa melalui BUMDes agar bahan baku dan pengelolaannya dilakukan oleh masyarakat.
"Seperti yang disampaikan Bapak Presiden (Prabowo Subianto), ini akan meningkatkan ekonomi lokal. Kalau bisa betul-betul yang menyediakan itu dari lingkungan sekitar. Jadi oleh BUMDes, oleh desa. Ekonomi bergerak," pintanya.
Sementara terkait viralnya dugaan penipuan dalam penyediaan jasa katering oleh oknum, Bey Machmudin mengaku pihaknya akan menyerahkan sepenuhnya kepada pemerintah pusat.
Mekanisme seperti apa dan siapa yang akan ditunjuk, menjadi penyedia jasa katering makanan untuk program MBG tersebut.
"Itu Badan Gizi Nasional," tandasnya. ***
Editor : JakaPermana

