Begini Kondisi Herry Wirawan di Rutan Kebonwaru Usai Cabuli 12 Santriwati Pesantren Bandung

Herry Wirawan, sang guru pesantren di Bandung yang gagahi 12 santriwati kini mendekam di Rutan Kebonwaru. Bagaimana keadaannya?

Begini Kondisi Herry Wirawan di Rutan Kebonwaru Usai Cabuli 12 Santriwati Pesantren Bandung
Herry Wirawan, guru pesantren di Bandung yang memperkosa 12 santriwati kini mendekam di Rutan Kebonwaru.

INILAHKORAN, Bandung- Herry Wirawan, guru cabul yang gagahi 12 santriwati pesantren di Bandung kini mendekam di Rutan Kebonwaru. Apa kabarnya?

Herry Wirawan mendekam di Rutan Kebonwaru sembari menjalani proses persidangan atas kasus kekerasan seksual terhadap 12 santriwati pesantren di Bandung.

Sejak September 2021, Herry Wirawan mendekam di Rutankebonwaru untuk mempertanggung jawabkan aksi kekerasan seksual terhadap 12 santriwati pesantren di Bandung itu.

Baca Juga: TERBARU! Ada 21 Korban Herry Wirawan sang Guru Cabul Pesantren di Bandung Belum Terungkap?

"Dia sehat dan baik-baik saja," kata Kepala Rutan Bandung Riko Stiven saat dihubungi, Senin 13 Desember 2021.

Riko mengatakan, keseharian Herry Wirawan di dalam rutan, tak berbeda dengan rekannya sesama penghuni rutan. Ia berkegiatan dan berinteraksi bersama penghuni rutan lainnya.

"Dia ditahan bersama terpidana lainnya. Intinya kondisinya sehat," terang Riko.

Sudah empat bulan Herry mendekam di rutan, dari informasi yang dihimpun, tak satupun keluarga atau koleganya, menengok keadaan dia, di dalam rutan.

Baca Juga: Mencengangkan! Deretan Fakta Herry Wirawan Guru Pesantren di Bandung yang Rudapaksa 12 Santriwati

Padahal, pihak rutan memberikan fasilitas video call, bagi keluarga para terpidana, sementara waktu di masa pandemi Covid-19.

"Ini masih COVID kan, jadi tidak ada yang menjenguk di sini. Tapi kita beri fasilitas video call. Kita berikan semua fasilitasnya," katanya.

Diketahui, Herry Wirawan ialah seorang pimpinan pesantren di Bandung, yang melakukan tindakan cabul terhadap belasan anak didiknya.

Gara-gara aksi bejatnya, itu terlahir sembilan bayi dari empat santriwati yang dia 'gagahi'.
 
 
Sementara itu, dugaan terbaru muncul terkait kasus kekerasan seksual yang dilakukan Herry Wirawan.

Pernyataan mengejutkan datang dari Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Garut, Diah Kurniasi.

Kebetulan, 11 dari 12 korban rudapaksa Harry Wirawan memang berasal dari Kabupaten Garut.

Menurut Diah Kurniasih, masih ada 21 korban rudapaksa Herry Wirawan dari daerah lain yang belum terungkap.
 
Baca Juga: Kecam Guru Cabul Pesantren HW, LaNyalla Mahmud Mattalitti Beberkan Sejumlah Keganjilan

"Dilaporkan ada 21 orang, dengan kondisi ada yang hamil maupun sudah melahirkan," ungkap Diah Kurniasi.***(cesar yudistira)
 


Editor : inilahkoran