Belum Lama Rampung, Jalan Alun-alun Cimahi Kini Sudah Rusak Batu Andesit Banyak yang Pecah

Belum lama direvitalisasi, jalan yang berada di kawasan Alun-alun Kota Cimahi kini sudah rusak sebelum diresmikan.

Belum Lama Rampung, Jalan Alun-alun Cimahi Kini Sudah Rusak Batu Andesit Banyak yang Pecah
Belum lama direvitalisasi, jalan yang berada di kawasan Alun-alun Kota Cimahi kini sudah rusak sebelum diresmikan.

INILAHKORAN, Cimahi - Belum lama direvitalisasi, jalan yang berada di kawasan Alun-alun Kota Cimahi kini sudah rusak sebelum diresmikan.

Seperti diketahui, Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) melakukan revitalisasi tiga ruas jalan pada tahun 2024, yakni Jalan Ria, Jalan Kaum, dan Jalan Sekolahan yang diklaim mirip dengan Jalan Braga Kota Bandung.

Berdasarkan pantauan di lokasi, batu andesit yang dipasang di jalan tersebut pecah di beberapa bagian. Padahal, jalan itu baru rampung pada Desember 2024.

Tak cuma itu, salah satu dari tiga jalan yang menghabiskan anggaran sebesar Rp5,2 miliar itu juga mulai terlihat renggang dan batu andesitnya mulai amblas.

Kondisi rusaknya jalan tersebut disayangkan warga yang berkunjung ke kawasan alun-alun Cimahi. Padahal, jalan itu belum lama rampung direvitalisasi.

Firman Gunawan (38) warga asal Cihanjuang ini mempertanyakan mengapa jalan yang baru selesai di akhir tahun 2024 itu sudah rusak. Apalagi, dari informasi yang diperolehnya anggarannya sangat besar.

"Saya suka lewat sini (Jalan Alun-alun Cimahi), di awal selesai bagus tapi kenapa sekarang udah rusak lagi. Kan beresnya juga belum lama ini," kata Firman, Rabu 5 Februari 2025.

"Kalau saya baca berita anggarannya abis Rp5,2 miliar, tapi kok gini kualitasnya," ucapnya.

Sebagai warga Cimahi, ungkap Firman, perbaikan atau pembangunan apapun yang dilakukan pemerintah daerah seharusnya dilakukan dengan sebaik-baiknya. Sehingga, masyarakat bisa menikmati hasilnya lantaran warga Cimahi juga turut membayar pajak.

"Kita juga kan bayar pajak, seharusnya bisa menikmati fasilitas dari hasil bayar pajak itu. Cukup kecewa sih," ujarnya.

Yuniarti (51), pedagang kaki lima (PKL) yang kerap mangkal di kawasan Alun-alun Cimahi mengatakan, rusaknya batu andesit yang melapisi permukaan jalan yang diklaim mirip Jalan Braga itu lantaran air hujan yang mengendap di tanah.

"Kayanya hujan sih, soalnya kalau hujan suka ada genangan juga di sini tapi enggak terlalu besar," kata Yuni.

Selain itu, Yuni menilai, banyak kendaraan pengangkut barang yang melintas Jalan Alun-alun Cimahi itu kemungkinan juga menjadi penyebab jalan tersebut rusak.

"Bisa jadi karena itu juga sih, soalnya ada mobil-mobil bak gitu," bebernya.

Yuni berharap, pemerintah berupaya menata kembali kawasan alun-alun agar menjadi indah. Sebab, menurutnya jika kawasan Alun-alun Cimahi bisa lebih indah maka perputaran ekonomi bisa lebih baik karena banyaknya pengunjung disana.

"Ya kalau lebih rapi, lebih bersih, dan lebih indah mudah-mudahan warga masyarakat bisa nongkrong disini nyaman, kita juga sebagai pedagang kecil gini bisa banyak yang beli, mudah-mudahan," ujarnya.***


Editor : JakaPermana