Benarkah Lia ITZY Berasal dari Salah Satu keluarga Terkaya di Korea?? Begini Faktanya
Seorang netizen membuat penggemar bingung saat dia membuat cerita bahwa Lia ITZY berasal dari salah satu keluarga terkaya di Korea.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Saat ini banyak Penggemar dibuat bingung apakah Lia ITZY benar-benar berasal dari kalangan Keluarga Terkaya atau bukan.
Baru-baru ini, sebuah unggahan menjadi viral di X (dulunya Twitter), dan telah ditonton lebih dari 8,5 juta kali, telah menimbulkan kebingungan dan frustrasi di kalangan Penggemar Lia ITZY dan grupnya.
Di mana unggahan itu mengklaim bahwa Lia ITZY yang miliki nama asli Choi Jisu, berasal dari salah satu Keluarga Terkaya di Korea, namun cerita tersebut kemudian dibantah sebagai fiksi Penggemar.
"Kisah Choi Jisu, putri salah satu CEO Terkaya di Korea, yang secara acak menjadi Idola dan debut dalam sebuah grup," tulis netizen tersebut.
Cuitan tersebut menggambarkan kehidupan Lia ITZY dengan begitu indah, menggambarkannya sebagai "gadis 19 tahun yang baik dan sederhana" yang tumbuh dalam lingkungan yang istimewa, belajar di luar negeri di Kanada, dan fasih berbahasa Inggris.
Cuitan tersebut mengklaim bahwa ayahnya mendorongnya untuk menekuni Musik secara profesional setelah menyadari bakatnya, yang membuatnya lulus audisi di JYP, SM, YG, dan HYBE, sebelum akhirnya memilih JYP Entertainment.
Unggahan tersebut juga merujuk pada popularitas awalnya, status duta merek Dolce & Gabbana, dan hubungan hangatnya dengan para member ITZY.
"Sampai suatu hari, ketika ayahnya menyarankan dia mengikuti audisi karena dia pikir dia memiliki suara yang indah dan dia pikir dunia harus mendengarnya."
"Jadi dia mengikuti audisi. Dan diterima di JYP, SM, YG dan HYBE. Dia memilih JYP dan mulai berlatih semaksimal mungkin setiap hari agar dia tidak kekurangan apa pun."
"Dia ingin membuktikan bahwa dia pantas mendapatkan tempatnya. Bahwa dia tidak akan dipilih untuk debut karena statusnya."
Namun, twit tersebut tidak memuat kutipan fakta atau pernyataan penyangkalan, sehingga banyak orang menduga bahwa cerita tersebut merupakan biografi resmi atau akun orang dalam.
Seiring tersebarnya informasi, kebingungan pun menyebar, dan para pengguna mempertanyakan validitas klaim tersebut dan menunjukkan adanya inkonsistensi.
Ketika reaksi keras meningkat, poster asli mengklarifikasi, "Saya terinspirasi untuk menulis fanfic ini karena dia memancarkan aura gadis kaya... tapi sebagian besar hal itu benar, jadi seperti lol."
Pengakuan acuh tak acuh ini hanya meningkatkan reaksi keras di kalangan Penggemar:
"Ini fanfic! Entah dia benar-benar berasal dari Keluarga kaya atau tidak, tapi ya, dia memang idol termanis yang pernah ada, dan keren banget kamu balik lagi ke Itzy! Apa lagu favoritmu dari mereka?"
"Hah?! Kamu tidak tahu apakah dia benar-benar berasal dari Keluarga kaya, tetapi postingan awalmu mengatakan demikian....apa maksudnya??"
"Gadis ini Twitter jadi aku sangat takut ini adalah sebuah kenangan, ya Tuhan," "Lain kali tulis fanfic dari awal karena kamu sudah meyakinkanku."
"Apa-apaan ini, aku masih tidak tahu bagian mana dari ini yang dibuat-buat jadi aku hanya mempercayai semuanya."
"Berkat tweet ini kamu telah mengirimkan gelombang kebencian dari orang-orang yang mengira ceritamu benar... RETARD."
Kontroversi ini telah memicu kembali perbincangan tentang tanggung jawab yang dipikul Penggemar dan kreator konten ketika mengunggah tentang selebritas sungguhan, terutama jika tidak disertai pernyataan penyangkalan.
Bahkan tribut yang bermaksud baik atau fanfiction yang terinspirasi karakter pun dapat menyesatkan penonton dan menciptakan narasi palsu, terutama di era di mana konten viral menyebar lebih cepat daripada koreksi.
Meskipun unggahan itu mungkin dimulai sebagai penghormatan kreatif terhadap citra anggun Lia ITZY, pada akhirnya unggahan itu berfungsi sebagai kisah peringatan tentang garis kabur antara kekaguman dan misinformasi dalam budaya fandom K-Pop.***
Editor : Irma Nurfajri


