Berkah Idul Adha, Usaha Pengepul Kulit Hewan Bekasi Diserbu Masyarakat

Tempat usaha pengepulan kulit hewan di Jalan KH Fudholi Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, ramai diserbu masyarakat dari berbagai kalangan usai Hari Raya Idul Adha 1445 Hijriah untuk menjual sisa pemotongan hewan kurban tersebut.

Berkah Idul Adha, Usaha Pengepul Kulit Hewan Bekasi Diserbu Masyarakat
Tempat usaha pengepulan kulit hewan di Jalan KH Fudholi Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, ramai diserbu masyarakat dari berbagai kalangan usai Hari Raya Idul Adha 1445 Hijriah untuk menjual sisa pemotongan hewan kurban tersebut./antarafoto

INILAHKORAN, Bekasi-Tempat usaha pengepulan kulit hewan di Jalan KH Fudholi Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, ramai diserbu masyarakat dari berbagai kalangan usai Hari Raya Idul Adha 1445 Hijriah untuk menjual sisa pemotongan hewan kurban tersebut.

Pemilik usaha pengepulan kulit hewan Yogi mengatakan bahwa jumlah penjual kulit yang datang baik dari kalangan pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) maupun tukang jagal hewan kurban meningkat signifikan apabila dibandingkan dengan hari biasa meski tidak sebanyak tahun lalu.

"Dalam dua hari terakhir kemarin, ratusan kulit sapi, kambing, dan domba sudah saya beli. Untuk peningkatan harian memang ada banyak. Namun jika dibandingkan dengan tahun lalu, jumlahnya masih lebih banyak tahun lalu," katanya di Cikarang, Rabu.

Baca Juga : Polres Sukabumi Serahkan Sembilan WNA China ke Kantor Imigrasi

Ia mengatakan setiap hari usai Idul Adha menerima warga yang menjual kulit hewan kurban dari berbagai lokasi dengan pemasok utama dari wilayah Cikarang, Kota Bekasi, hingga Kabupaten Karawang.

Dirinya membeli kulit-kulit tersebut dengan harga bervariasi, tergantung kondisi. Satu kulit ekor sapi dibeli berkisar Rp5.000-Rp6.000 per kilogram. Kulit kambing Rp10.000-Rp15.000 per lembar, dan kulit domba Rp20.000-Rp30.000 per lembar.

Kulit hewan kurban yang ia beli kemudian diolah dengan mencampur garam demi menjaga kualitas sekaligus mencegah aroma tidak sedap selama masa penyimpanan sebelum dikirimkan ke perusahaan.

Baca Juga : Pemkab Kuningan Kenalkan Kebun Buah Naga Kuning untuk Wisatawan

Kulit-kulit yang terkumpul ini akan dijual kembali ke salah satu perusahaan pelanggannya. Kulit sapi, kambing, dan domba digunakan sebagai bahan baku pembuatan jaket hingga sarung tangan.

Halaman :


Editor : JakaPermana