Bertahun-tahun Keluhkan Bau dan Lalat, Warga Komplek BIP Cipatat Minta Pemkab Bandung Barat Turun Tangan

Warga Kompleks Bumi Indah Parahyangan (BIP) Desa Citatah, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB) mengeluhkan bau menyengat dan lalat yang diduga dihasilkan dari limbah kandang ayam dari kawasan tersebut.

Bertahun-tahun Keluhkan Bau dan Lalat, Warga Komplek BIP Cipatat Minta Pemkab Bandung Barat Turun Tangan
Kondisi tidak nyaman itu dirasakan warga BIP selama bertahun-tahun. Bahkan, ada beberapa yang sakit diduga akibat lalat dan bau menyengat yang dihirup setiap hari. (agus satia negara)

INILAHKORAN, Ngamprah - warga Kompleks Bumi Indah Parahyangan (BIP) Desa Citatah, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB) mengeluhkan bau menyengat dan lalat yang diduga dihasilkan dari limbah kandang ayam dari kawasan tersebut.

Kondisi tidak nyaman itu dirasakan warga BIP selama bertahun-tahun. Bahkan, ada beberapa yang sakit diduga akibat lalat dan bau menyengat yang dihirup setiap hari.

"Limbah dari kandang ayam itu keluar ke lahan milik Perumahan BIP yang menimbulkan bau menyengat dan lalat ke pemukiman warga," kata salah seorang warga Perumahan BIP Edo Simanjuntak (37) di Cipatat, Jumat 29 Agustus 2025.

Menurutnya, kondisi bau menyengat dan lalat di kediamannya telah terjadi selama bertahun-tahun.

“Kita disini sudah sekitar 8 tahun, bau menyengat dan lalat ini ada sejak kami pindah kesini. Ini dari limbah kandang ayam,” tuturnya.

Akibat bau menyengat dan lalat tersebut, sambung Edo, membuat tidak nyaman semua warga yang tinggal di perumahan. Bahkan, ada sejumlah yang sakit diduga akibat bau menyengat yang dihirup setiap hari.

“Sebenarnya kita gak nyaman, bahkan tetangga ada yang sakit akibat bau ini. Pagi kita buka pintu bukan udara segar yang kita hirup, tapi baunya sampai malam,” ujarnya.

Sebenarnya, terang Edo, warga Perumahan BIP tidak keberatan dengan adanya kandang ayam tersebut. Namun, mereka berharap tidak menimbulkan bau menyengat sehingga lalat pun tak memenuhi kediamannya.

“Kita berharap pemerintah bisa secepatnya mengatasi persoalan ini, jangan sampai ngeluarin bau," ujarnya.

"Kita enggak masalah ada kandang ayam cuma jangan sampai bau, jadi minta kita solusinya,” ucapnya.

Ketua RT setempat, Asep Hendra Cipta membenarkan bau menyengat tersebut telah terjadi selama bertahun-tahun.

Menurutnya, bau menyengat itu akibat penanganan limbah yang kurang baik.

“Pada intinya bau ini dampak dari kandang ayam, bahkan cara penanganan limbahnya itu dialirkan ke tanah perum tanpa diolah dengan seharusnya,” kata Asep.

Asep mengaku, pihaknya telah berupaya melaporkan persoalan tersebut ke Satgas Citarum Harum. Dari situ, mengalami perubahan sehingga bau yang ditimbulkan tidak terlalu menyengat lantaran mendapat bantuan penanganan.

“Ini kan bukan masalah baru, cuman masalah ini sempat diurus sama pengurus sebelumnya ke desa dan kecamatan. Cuman kata beliau (pengurus lama) dari desa dan kecamatan enggak ada,” ujarnya.

“Kalau saya melanjutkan yang dilakukan kemarin ke Citarum Harum tiga kali bahkan, setelah ada dari Citarum Harum jadi ada perubahan jadi enggak terlalu bau. Tapi udah beberapa ini bau lagi,” imbuhnya.

Tak cuma itu, sebut Asep, pihaknya juga telah berusaha melaporkan persoalan tersebut ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bandung Barat.

“Respon DLH KBB kemarin katanya akan segera dilaporkan ke bagian tindakan,” ujarnya.

"Kita berharap Pemkab Bandung Barat bisa segera menangani persoalan tersebut lantaran dikhawatirkan berdampak luas kepada masyarakat," tandasnya.


Editor : Doni Ramdhani