BGN Sudah Siapkan Motor Listrik untuk SPPG, Purbaya Heran: Tahun Lalu Kita Tolak

Menkeu Purbaya tegaskan bahwa pihaknya menolak ajuan anggaran BGN untuk pengadaan motor listrik pada tahun lalu.

BGN Sudah Siapkan Motor Listrik untuk SPPG, Purbaya Heran: Tahun Lalu Kita Tolak
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa.

INILAHKORAN, Bandung - Saat ini pernyataan Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa terkait pengadaan motor listrik untuk Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) jadi sorotan.

Di mana baru-baru ini viral sebuah video yang memperlihatkan puluhan ribu motor listrik dengan logo Badan Gizi Nasional (BGN) yang akan disalurkan untuk Kepala SPPG.

Menanggapi video tersebut Kepala BGN Dadan Hindayana mengatakan motor listrik ini sengaja disediakan untuk keperluan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Dadan Hindayana menyebutkan bahwa motor listrik ini akan disalurkan untuk kepala SPPG di wilayan yang akses transportasinya sulit.

Dadan juga menegaskan bahwa motor listrik tersebut berasal dari anggaran untuk MBG tahun 2025.

"Pengadaan motor ini memang masuk dalam anggaran 2025. Fungsinya untuk mendukung operasional kepala SPPG, tetapi motor tersebut belum dibagikan," kata Dadan.

Namun kini pernyataan Menkeu Purbaya yang tidak mengetahui adanya motor listrik untuk program MBG ini jadi sorotan.

Purbaya menjelaskan bahwa tahun lalu pihak BGN memang mengajukan anggaran untuk komputer dan motor namun pihak Kemenkeu menolak ajuan tersebut.

"Setahu saya tahun lalu pernah diajukan juga motor dan komputer kalo gak salah, ditolak. Yang tahun ini saya ngga tahu," jelas Purbaya.

Purbaya juga menjelaskan pengadaan komputer dan motor listrik untuk MBG ini bukan tidak boleh namun harus jelas mana yang harusnya lebih diutamakan.

"Bukan ngga boleh, kita ngga tahu programnya seperti apa tapi kan harusnya utamanya untuk makanan," tuturnya.

Purbaya juga menegaskan, "Saya akan double cek lagi, harusnya sama. Tapi tahun lalu sempet kita ngga mau, kita tolak untuk beli komputer yang terlalu banyak dan beli motor, tapi sekarang saya belum tahu saya akan lihat lagi seperti apa."***


Editor : Irma Nurfajri