BGN Tegaskan SPPG Tak akan Terima Intensif Rp6 Juta pe Hari Selama Libur Sekolah
SPPG tidak akan menerima intensif Rp6 juta per hari selama libur sekolah 18 hari.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Selama masa libur sekolah distribusi program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan dihentikan untuk sementara waktu.
Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) sekaligus Juru Bicara BGN Agustina Arumsari mengatakan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tidak akan menerima insentif selama masa libur sekolah.
“Seluruh SPPG yang tidak beroperasi tidak akan mendapat insentif,” tutur Agustina Arumsari.
Agustuna menjelaskan selama ini setiap SPPG memperoleh insentif sebesar Rp6 juta per hari, termasuk bagi unit yang belum beroperasi secara penuh karena jumlah penerima manfaat belum mencapai kapasitas maksimal 3.000 orang.
Penghentian sementara pemberian insentif ini dilakukan seiring kebijakan BGN yang tidak mendistribusikan MBG selama masa libur sekolah guna mendukung penataan dan standarisasi tata kelola program.
Dengan asumsi penghentian pemberian insentif sebesar Rp6 juta per hari selama 18 hari masa libur, BGN memperkirakan efisiensi anggaran insentif SPPG mencapai sekitar Rp3 triliun dari 27.820 unit SPPG yang telah beroperasi.
Momentum libur sekolah ini dimanfaatkan BGN untuk melakukan penataan kembali tata kelola dan operasional program MBG sehingga pelaksanaannya ke depan dapat berjalan lebih efektif dan terstandar.***
Editor : Irma Nurfajri

