BIJB Kertajati Bakal Ganti Nama, Ditenggat Mei 2024
- Pelaksana Harian (Plh) Asda I Setda Pemerintah Provinsi Jawa Barat Dodo Suhendar membocorkan, pergantian nama Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Kabupaten Majalengka menjadi keniscayaan.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Pelaksana Harian (Plh) Asda I Setda Pemerintah Provinsi Jawa Barat Dodo Suhendar membocorkan, pergantian nama Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Kabupaten Majalengka menjadi keniscayaan.
Pergantian nama BIJB Kertajati bahkan telah ditenggat harus rampung Mei 2024, karena pada Agustus akan diresmikan dengan nama baru.
Dodo mengatakan, wacana pergantian BIJB Kertajati menjadi Bandara Abdul Chalim seperti adanya usulan sebelumnya belum pasti terealisasi.
"Masih menunggu usulan dari Pj Bupati (Majalengka, Dedi Supandi) mana yang memenuhi persyaratan. Rencananya nanti ada usulan. Mudah-mudahan antara Mei ini tuntas. Diharapkan sebelum Agustus (peresmian)," ujar Dodo di sela peringatan puncak bulan K3, di RSUD Kesehatan Kerja, Kabupaten Bandung, Selasa 27 Februari 2024.
Dodo melanjutkan, semua usulan yang masuk nantinya akan dirapatkan bersama sejumlah pihak, salah satunya akademisi. Calon nama mana yang paling mumpuni sesuai regulasi, untuk menggantikan nama BIJB Kertajati.
Sejauh ini imbuh dia, selain nama Abdul Chalim juga ada beberapa nama yang menyeruak, salah satunya Bagus Rangin. Tokoh pahlawan asal Majalengka, yang turut memerangi kependudukan penjajahan Belanda.
"Ada juga nama kerajaan yang ada di Majalengka. Intinya kita tunggu dulu usulan dari Pj bupati. Jadi bisa nama pahlawan atau nama tempat bersejarah," ucapnya.
Sebelumnya Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin mengaku, pihaknya siap memfasilitasi wacana usulan penggantian nama BIJB Kertajati menjadi Bandara Abdul Chalim. Namun guna merealisasikannya, dibutuhkan dukungan banyak pihak.
Bey Machmudin mengatakan, Pemprov Jabar telah menerima surat permohonan dari keluarga KH Abdul Chalim, pasca ditetapkan menjadi pahlawan nasional juga dapat dijadikan nama bandara mengganti BIJB.
Namun sambung Bey, harus mendapat dukungan dari DPRD Jawa Barat terkait penggantian nama BUMD tersebut.
"Kami proses, karena kan kami sudah ada surat. Sudah diterima kemarin dari keluarga dan toko Majalengka. Kami proses, tapi dari DPRD harus ada dukungan supaya lebih kuat lagi," ujarnya di Gedung Sate, Senin 4 Desember 2023 silam.
Abdul Chalim merupakan salah satu tokoh pendiri organisasi IsIam terbesar di Indonesia, yaitu Nahdatul Ulama (NU). Beliau baru saja ditetapkan Presiden Joko Widodo menjadi pahlawan nasional dan menjadi tokoh pahlawan nasional ke 15 dari Jawa Barat.
Abdul Chalim lahir di Leuwimunding pada 2 Juni 1898. Ia merupakan putra dari seorang Kuwu/ Kepala Desa bernama Kedung Wangsagama dan ibunya bernama Satimah. Kakeknya juga seorang Kepala Desa Kertagama, putra dari Buyut Liuh yang merupakan putra seorang Pangeran Cirebon. Bila ditelusuri silsilah KH. Abdul Chalim bersambung kepada Syarif Hidayatullah atau lebih dikenal dengan Sunan Gunung Djati. (Yuliantono)***
Editor : JakaPermana

