Satpol PP Bantah Minta Penginapan Gratis, Hanya Minta Diskon karena Anggaran Terbatas
Satpol PP Kabupaten Bogor membantah suratnya yang viral meminta penginapan gratis. Iman Wahyu Budiana bilang hanya minta diskon.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor – Sekretaris Satpol PP Kabupaten Bogor Iman Wahyu Budiana akhirnya menanggapi viral atau beredarnya surat permohonan bantuan penginapan dari pemohon ke PT Perkebunan Nusantara VIII.
Iman Wahyu Budiana menerangkan permohonan bantuan penginapan, makan, dan minumnya bukanlah meminta digratiskan. Mantan Kabid Aset Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) ini menyebutkan pihaknya hanya berharap mendapatkan diskon.
“Surat permohonan bantuan penginapan itu dengan harapan mendapatkan diskon dan bukan meminta gratis. Kami minta diskon karena menyesuaikan anggaran yang tersedia di Satpol PP,” ujar Iman kepada wartawan, Kamis, 2 September 2021.
Iman Wahyu Budiana menambahkan pengiriman surat permohonan bantuan penginapan ini ditempuh karena pengadaan empat unit tenda dan 40 unit tempat tidur lapangan belum datang setelah ada pemenang lelangnya.
Baca Juga: Viral Surat Minta Bantuan Penginapan Satpol PP Bogor ke PTPN, Tanggapan DPRD Mengejutkan
“Kalau empat unit tenda dan 40 unit tempat tidur lapangannya sudah ada, nggak mungkin juga kita mencari penginapan. Inisiatif ini juga karena kita ingin menghargai anggota bantuan polisi pamong praja yang selama ini berdedikasi tinggi mulai dari pemberlakuan aturan PSBB di tahun 2020 lau hingga saat ini yaitu PPKM Level 3,” tambahnya.
Kepala Satpol PP Kabupaten Bogor Agus Ridho menjelaskan bahwa 30 orang anggota Satpol PP yang rencananya akan menginap adalah anggota tim gerak cepat pol pp (Tiger Cepol).
“Ke-30 orang anggota Satpol PP anggota Tiger Cepol akan bekerja 24 jam secara bergantian, perenam jam di mana setiap patroli terdiri dari 9 hingga 10 orang,” katanya.
Mereka, jelas Agus Ridho, memiliki tugas membubarkan kerumunan wisatawan di kebun teh Gunung Mas atau lokasi lainnya di Kawasan Puncak atau demi kepentingan masyaramat dan bukannya kepentingan pribadi.
Baca Juga: Surat Mohon Bantuan Penginapan Viral, Kepala Satpol PP Kabupaten Bogor Bilang Kok Tahu Sih?
Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Bogor, Usep Supratman, meminta masyarakat untuk juga memaklumi, karena bentuknya surat dari Satpol PP ke PT Perkebunan Nusantara VIII ini bentuknya permohonan bantuan.
“Masyarakat saya minta maklum, karena 30 orang anggota Satpol PP ini tidak pulang selama operasi Gage atau PPKM,” katanya.
Menurutnya, surat tersebut bentuknya permohonan bantuan dan sifatnya tidak memaksa. “Kalau menginapnya saya setuju saja, tetapi makan minumnya tidak, atau samak sekali tidak diberikan bantuan. Ya paling mereka akan mendirikan tenda di rest area, halaman kantor kecamatan atau lokasi lainnya,” pintanya.
Usep Supratman yang merupakan politisi PPP ini melihat surat bernomor 330.1/689 Tibum yang ditandatangani Sekretaris Satpol PP Iman Wahyu Budiana dan dikirim pada awal September kepada pengelola Agrowisata Gunung Mas tersebut bisa dimaklumi, karena minimnya anggaran di satuan kerja perangkat daerah (SKPD) tersebut.
Baca Juga: Satpol PP Ditugaskan Ade Yasin Tegakkan PPKM di 435 Desa
“Saya melihat terbitnya surat permohonan bantuan penginapan, makan dan minum selama tiga hari mulai Jumat besok hingga Minggu itu bisa dimaklumi. Saya tahu persis anggaran untuk Satpol PP sangat minim,” kata Usep kepada wartawan, Kamis, 2 September 2021.
Ia menerangkan anggaran biaya tak terduga (BTT) untuk mengantisipasi bencana yang besarnya Rp39-40 miliar, lebih banyak untuk penanganan kesehatan untuk pasien Covid-19 dan minim untuk pencegahan penyebaran wabah Covid-19.
“Anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) Kabupaten Bogor beberapa kali terkena refocusing, lalu anggaran pencegahan penyebaran wabah Covid-19 terbilang sangat minim karena banyak untuk penanganan peemasalahan kesehatannya,” katanya. (reza zurifwan)
Editor : inilahkoran


