Nekat Ganti Nomor Plat Polisi, Dua Pemuda Ini Diamankan Operasi Ganjil Genap di Megamendung

Satlantas Polres Bogor mengungkam kasus pinjam plat nomor polisi dua pengendara motor agar bisa lolos operasi ganjil genap ke Puncak.

Nekat Ganti Nomor Plat Polisi, Dua Pemuda Ini Diamankan Operasi Ganjil Genap di Megamendung
Dua pesepeda motor diamankan polisi di Puncak

INILAHKORAN, Sukaraja – Satuan Lalu Lintas Polres Bogor mengungkap kasus pinjam plat nomor polisi dua orang pengendara motor demi bisa lolos operasi ganjil genap kendaraan. Tujuan wisatawan dari Jakarta tersebut ialah Kawasan Puncak.

Mereka terjaring anggota kepolisian Polres Bogor saat Operasi Gage di Desa Gunung Geulis, Kecamatan Sukaraja, Sabtu, 4 September 2021. Bukannya berwisata, perjalanan wisatawan yang merupakan remaja tersebut berakhir di Pos Polisi Gadog, Kecamatan Megamendung.

“Saat Operasi Gage di Desa Gunung Geulis, Sukaraja, aggota kami menemukan kasus pemakaian nomor polisi bukan pada tempatnya,” kata KBO Sat Lantas Polres Bogor, Iptu Ketut kepada wartawan.

Baca Juga: Begini Pengakuan Pengendara yang Ganti Nomor Plat Polisi Motor Agar Bisa Tembus ke Puncak

Pelanggaran itu, katanya, ketika satu plat nomor polisi motor Yamaha Nmax B 4560 SKX dipinjamkan ke motor Honda Beat yang plat nomor aslinya B 4923 TPN. “Kedua pengendara motor tersebut langsung dibawa ke Pos Polisi Gadog, Megamendung,” ucap Ketut.

Ketut menuturkan kasus pinjam plat nomor polisi antar sesama wisatawan ini merupakam kasus baru. Kepada masyarakat atau wisatawan lainnya, ia meminta jangan meniru modus tersebut.

“Jangan sekali-kali memakai plat nomor polisi palsu, karena saat ini pihak kepolisian punya aplikasi hingga dalam waktu sejenak bisa mengetaui apakah plat nomor polisi yang digunakan pengendara kendaraan merupakan asli atau palsu,” tutur Ketut.

Baca Juga: Operasi Gage, 30 Persen Mengurangi Arus Kendaraan Menuju Kawasan Puncak

Operasi ganjil genap (Gage) kendaraan yang menuju Kawasan Puncak sejauh ini dianggap efektip dan bisa mengurai kemacetan lalu lintas kendaraan hingga 30 persen.

"Sejauh ini, dibandingkan hari jumat pekan lalu, jumlah arus lalu lintas kendaraan menuju Kawasan Puncak sejak Operasi Gage dilaksanakan ada penurunan jumlahnya sebanyak 30 persen," kata Kapolres Bogor AKBP Harun kepada wartawan, Jumat, (03/09/2021).

Ia menerangkan sosialisasi aturan dalam Operasi Gage kendaraan menuju Kawasan Puncak dan Sentul melalui media massa sangat membantu dalam penurunan jumlah arus lalu lintas kendaraan.

Baca Juga: Ganjil Genap Diberlakukan, Bagaimana Nasib Masyarakat Kawasan Puncak?

"Peran media massa sangat berguna dalam ssialisasi aturan dalam Operasi Gage kendaraan, kami akan melaksanakan operasi ini selama 24 jam dimana 300an personil bekerja secara bergantian," terang alumni Akpol Tahun 2001 ini.

AKBP Harun menuturkan hasil evaluasi sementara, akan ada tambahan personil dari tim gabungan Sat Lantas Polres Bogor dan Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor.

"Kebutuhan tambahan personil ini demi untuk menjaga 'jalur-jalur tikus' menuju Kawasan Puncak, salah satunya di Desa Pasir Angin, Kecamatan Megamendung," tutur AKBP Harun. (Reza Zurifwan)


Editor : inilahkoran