Mantul, Kadin Kota Bogor Akan Kenalkan Produk UMKM ke Pasar Internasional

Kadin Kota Bogor menegaskan komitmennya untuk membantu sektor UMKM. Tak hanya pendampingan dalam memasarkan produk, juga bantuan permodalan

Mantul, Kadin Kota Bogor Akan Kenalkan Produk UMKM ke Pasar Internasional
Kadin Kota Bogor

INILAHKORAN, Bogor- Kamar Dagang dan Industri (Kadin) siap mengawal dan memperkenalkan produk-produk Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) asal Kota Bogor ke pasar internasional.

Tak hanya melakukan pendampingan dalam menjangkau pasar internasional, Kadin Kota Bogor juga siap memfasilitasi bantuan permodalan bagi UMKM.

Ketua Kadin Kota Bogor, Almer Faiq Rusydi mengatakan, pihaknya akan terus berkomitmen untuk merangkul sektor UMKM. Hal itu salah satunya telah lama dilakukan melalui program pembinaan.

"Kami juga sampai membuat pameran produk UMKM dalam rangka Hari Jadi Bogor (HJB) beberapa bulan lalu. Kami lakukan pembinaan dalam bentuk bagaimana kadin hadir membantu menjual, memasarkan dan permodalan UMKM," ungkap Almer.

Baca Juga: Eks Gurandil di Nanggung Kini Ramai-ramai Alih Profesi jadi Petani dan Peternak

Almer menegaskan, siap mendampingi para pemohon BPUM atau BLT UMKM untuk mendapatkan bantuan tersebut.

"Kami akan coba berkoordinasi dan komunikasi dengan dinas terkait agar para pemohon ini mendapatkan haknya. Minimal kami akam dampingi dalam hal perbaikan berkasnya," terangnya.

Almer juga menghimbau kepada UMKM penerima bantuan untuk tidak sungkan melaporkan, jika pada proses pencairan bantuan tersebut terjadi tindakan pungutan liar dari oknum tidak bertanggungjawab.

"Bagi penerima bantuan jangan sungkan untuk membuat laporan. Kalau ada yang minta jatah atau pemotongan langsung laporkan. Kami siap bantu dan dampingi. Karena saat ini fokus kami memang pembinaan dan pendamping para pelaku UMKM," tuturnya.

Baca Juga: Bima Arya: Erick Thohir Dukung Penuh Moda Transformasi Massal Trem Pakuan

Direktur Eksekutif Kadin Bagus Maulana menambahkan, Kadin Kota Bogor akan terus mengedepankan sektor UMKM melalui program-program yang berpihak.

"Seperti UMKM go Internasional. Bagaimana caranya, alhamdulillah ada jejaring yang dimiliki Kadin Kota Bogor dari pengrajin yang berjualan produk ekonomi kreatif ke beberapa negara tetangga," ungkap Bagus Maulana.

"Kemudian ada tawaran untuk UMKM di bawah binaan Kadin dipasarkan seperti dia. Kami siap dan memang melihat UMKM membutuhkan pendampingan dan pembinaan," jelasnya.

Bagus menjelaskan, di Kota Bogor sendiri, ada kampung berisik yang memang sudah terlebih dahulu dipasarkan.

"Ada kampung berisik pembuat wajan dan lainnya. Maka dari itu kami coba untuk UMKM go internasional. Kami ada segmen kontraktor, bidang pariwisata dan UMKM tentunya," pungkasnya. (Rizki Mauludi)*


Editor : inilahkoran