Diduga Bawa Muatan Melebihi Kapasitas, Truk di Jalur Puncak Bogor Oleng Tabrak Pemotor Hingga Tewas
Kecelakaan maut kembali terjadi di Jalur Puncak, Kabupaten Bogor. Sebuah truk fuso menambrak pengemudia sepeda motor hingga tewas
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor,- Kecelakaan maut kembali terjadi di Jalur Puncak Bogor, tepatnya di Jembatan Leuwimalang, Jalan Raya Puncak, Cisarua, Kabupaten Bogor, Selasa malam, 28 September 2021, sekitar pukul 22.00 WIB.
Kecelakaan yang melibatkan sebuah truk fuso bermuatan besi menambrak dua pengendara sepeda motor. Satu pengendara motor langsung meninggal di tempat, sementara satu korban lainnya mengalami luka-luka.
Korban meninggal berinisial Mrf (21) warga Kampung Ciaruteun RT 03 RW 04 Desa Cimanggu 1, Cibungbulang, Kabupaten Bogor. Sementara korban luka Ir (22), Warga Jalan Cilubang RT 02 RW 04 Kelurahan Balumbang Jaya, Bogor Barat, Kota Bogor itu mengalami luka dibagian kepala.
Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, persitiwa maut tersebut berawal saat Iwan sopir truk melaju dari arah Cianjur menuju Gadog. Namun saat melintas di Jembatan Leuwimalang, truk fuso tersebut diduga kehilangan kendali akibat muatan yang berlebih.
Kondisi tersebut mengakibatkan truk pun oleng hingga kemudian menambrak pengemudi sepeda motor di depannya.
Baca Juga: 7 Pahlawan Revolusi yang Jadi Korban Keji Peristiwa G30S/PKI
Kendati sempat dilarikan ke rumah sakit Partowidigdo, Desa Cibeureum, Cisarua. Namun korban MRF diduga sudah meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP).
"Telah terjadi kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dump truk pengangkuf besi dan kayu dengan kendaraan roda dua bermerk Vespa Primavera di Jembatan Leuwimalang, Cisarua. 1 orang korban meninggal dunia berinisial Mrf," kata Kanit Laka Polres Bogor Ipda Angga Nugraha kepada wartawan, Rabu, 29 September 2021
Ia menerangkan selain Mrf, juga ada korban luka berat berinisial Ir (usia 22 tahun). Warga Jalan Cilubang RT 02 RW 04 Kelurahan Balumbang Jaya, Bogor Barat, Kota Bogor itu mengalami luka dibagian kepala.
"Pasca kejadian, Mrf dibawa ke RSPG Cisarua karena ia mengalami luka berat di bagian kepalanya," terangnya.
Ipda Angga menuturkan kendaran truk fuso yang dikendarai Iwan saat kejadian kecelakaan lalu lintas, membawa muatan besi dan material bangunan lainnya seberat lebih kurang 15 ton.
Baca Juga: Ribut-ribut Soal Rencana 56 Eks KPK Eksodus ke Polri, Benarkah Ini Penghinaan?
"Kendaraan truk fuso yang diduga kelebihan muatan tersebut lajunya dari arah Cianjur menuju Gadog, Kabupateb Bogor. Namun setiba di Jembatan Leuwimalang, karena ia tidak bisa mengendalikan kendaraannya, dump truk tersebut menabrak kendaraan roda dua yang melaju dari arah Gadog ke arah Kawasan Puncak, hingga pasca tabrakan, truk fuso tersebut terbali hingga material besi dan lainnya memenuhi Jalan Raya Puncak," tutur Angga.
Ia menjelaskan berdasarkan keterangan saksi-saksi dan olah TKP, bahwa terdapat kelalaian supir truck fuso bernama Iwan, karena sebelum kejadian kecelakaan lalu lintas, ia tidak bisa mengendalikan kendaraannya.
"Kecelakaan lalu lintas ini karena kelalaian supir truk fuso, terlebih juga diduga kelebihan daya muat. Selain meminta keterangan dari supir atau pengemudi truk fuso, kepolisian juga sudah meminta keterangan saksi-saksi dari masyarakat sekitar," jelasnya.***(Reza Zurifwan)
Editor : inilahkoran


