Soal Rasionalilasi Vaksinasi Kabupaten Bogor, Emil Ngaku Masih Diverifikasi

Ridwan Kamil mengaku jajarannya sedang memverifikasi permohonan rasionalisasi data kependudukan dan target vaksinasi Kabupaten Bogor.

Soal Rasionalilasi Vaksinasi Kabupaten Bogor, Emil Ngaku Masih Diverifikasi
Gubernur Jawa Barat

 

INILAHKORAN, Bogor - Ketua Satgas Penanganan Covid-19 dan sekaligus Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengaku jajarannya sedang memverifikasi permohonan rasionalisasi data kependudukan dan target vaksinasi yang dimohonkan Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor.

Dengan diajukannya permohonan tersebut, Satgas Covid-19 Kabupaten Bogor berharap pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) turun ke level 1 dari level 2 bisa terwujud.

"Kami sedang memverifikasi dan mengevaluasi data kependudukan dan target vaksinasi Covid-19 yang diajukan oleh Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor," kata Ridwan Kamil kepada wartawan usai menghadiri Gebyar Vaksinasi Presisi Polres Bogor bersama Indonesia Pasto Bisa di Gedung SICC, Babakan Madang, akhir pekan kemarin.

Baca Juga: Zaskia Sungkar Diperiksa Penyidik Kejari Kabupaten Bogor, Ada Apa?

Alumni Institut Teknologi Bandung (ITB) ini menerangkan ajuan permohonan rasionalisasi data kependudukan dan target vaksinasi Covid-19 itu harus apa adanya dan transparan.

"Pandemi Covid-19 mengajarkan bahwa permasalahan data adalah sebuah dinamika, yang penting data atau beritanya apa adanya, transparan dan bukan data yang sembarangan. Kita jangan kaget dan harus menghargai dinamika ini," terangnya.

Bupati Bogor Ade Yasin menuturkan apapun jawaban hasil permohonan rasionalisasi data kependudukan dan target vaksinasi Covid-19, tim Satgas Penangan Covid-19 sudah bekerja sangat keras.

Baca Juga: Inilah Upaya Dinkes Mencegah dan Menurunkan Angka Stunting Kabupaten Bogor

"Bagi kami yang terpenting itu sudah bantak atau jutaan orang yang sudah tervaksinasi Covid-19, dan bukan hanya presentase semata yang saat ini di sekitar 60 persen, yang berbeda dengan hitungan kami yaitu sekitar 70 persen," tutur Ade Yasin.

Ketua Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor ini menjelaskan jajarannya sudah melakukan berbagai upaya untuk mempercepat vaksinasi Covid-19.

"Kami sudah melakukan vaksinasi Covid-19 secara massal, door to door ke desa-desa, vaksinasi di malam hari, vaksinasu lanjut usia (Lansia), remaja hingga anak-anak," jelasnya.

Baca Juga: Event Lari Marathon di Puncak Diyakini Kerek Pemulihan Ekonomi dan Pariwisata Kabupaten Bogor

Informasi yang dihimpun Inilah, berdasarkan data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bogor, jumlah penduduk Kabupaten Bogor saat ini berjumlah 5,24 juta penduduk, dan jika dirasionalisasikan dengan target vaksinasi Covid-19 berdasarkan jumlah penduduk terkini, maka capaian vaksinasi di Kabupaten Bogor sudah melebihi target bahkan sudah mencapai 70%.

Data terbaru Kabupaten Bogor jumlah penduduk bukan 6 juta jiwa tetapi 5,2 juta jiwa. Hingga target vaksinasi Covid-18 bukan 4,2 juta jiwa tetapi 3,7 juta jiwa.
Oleh karena itu, dengan data yang sekarang berarti Kabupaten Bogor presentase vaksinasi Covid-19 sudah mencapai 70 persen dan presentase lanjut usianya sudah 53 persen hingga dengan data itu berarti status PPKMnya level 1. *** (Reza Zurifwan).


Editor : inilahkoran