Ini Langkah Awal Direktur Cantik Agar PDJT Kota Bogor Bisa Kuat dan Berlari
Usai dilantik, direktur cantik PDJT Kota Bogor mulai menancapkan pesonanya. Lies Permana Lestari bertekad membenahi perusahaan pelat merah.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor - Usai dilantik, direktur cantik PDJT Kota Bogor mulai menancapkan pesonanya. Lies Permana Lestari bertekad membenahi perusahaan pelat merah yang sempat mati suri tersebut.
Pergerakan direktur cantik PDJT Kota Bogor itu dimulai dari aspek sumber daya manusia. Selain itu, Lies Permana Lestari pun berdiskusi dengan DPRD Kota Bogor untuk mengubah bentuk perusahaan menjadi Perumda atau Perseroda.
Selainitu, Direktur PDJT Kota Bogor Lies Permana Lestari itu pun membuat gebrakan digitalisasi untuk tiket bus dan jadwal keberangkatan bus. Inovasi itu diyakini direktur cantik akan menghasilkan satu moda transportasi yang relatif terintegrasi, tertib, nyaman, dan aman.
Baca Juga: Bima Arya Berikan Tiga Tugas Utama untuk Direktur Cantik PDJT Kota Bogor
"Sebagai langkah awal, saya lebih banyak pembenahan di PDJT Kota Bogor. Di awal ini memang berat tapi bukan berarti tidak mungkin dilakukan," kata Lies PErmana Lestari, Minggu 19 Desember 2021.
Menurutnya, semua pihak mengetahui Perusahaan Daerah Jasa Transportasi atau PDJT Kota Bogor ibaratnya sedang menghadapi awal baru karena kemarin keguguran. Langkah signifikan akan dilakoni untul melahirkan bayi yang kuat dan bisa berlari.
Dia pun optimistis perubahan bentuk perusahaan segera tuntas. Saat ini diakuinya masih dalam pembahasan dengan DPRD Kota Bogor dan harus ada dukungan dari wakil rakyat terkait perubahan bentuk perusahaan ini.
Terkait bisnis PDJT, dia mengakui banyak sekali potensi bisnis yang bisa digarap. Khusus tiket, pengelolaannya sudah dikerjasamakan dengan Bank Kota Bogor (BKB) dan dukungan dari lembaga perbankan besar lainnya.
Baca Juga: Raperda PDJT Segera Dirampungkan, Ini Yang Menjadi Kendalanya
"Nantinya bakal ada bisnis advertising di halte-halte. Di halte itu pun banyak warung UMKM yang akan dikerjasamakan dengan beberapa pihak. Jadi, UMKM ini dibenahi menjadi fasilitas dari halte yang ada. Untuk satu perubahan, tentu butuh komunikasi, saya ingin media sebagai menjadi penularan semangat perubahan dari PDJT. Branding yang tepat dan strategi yang baik menjadi hal penting," jelasnya.
Ke depan, digitalisasi pun akan menyentuh pemesasnan tiket dan jadwal keberangkatan yang dikelola secara online. Untuk itu, semua moda transportasi yang berada di bawah pengelolaan PDJT Kota Bogor akan dibenahi menuju digitalisasi.
"Upaya digitalisasi itu tentu membutuhkan SDM yang mumpuni. Kami tengah melakukan pembenahan SDM, karena SDM itu aset penting. Tentunya tujuan agar SDM mumpuni dan kapabel. Saya mengajak wartawan untuk bisa menjadi corong positif untuk transformasi PDJT dan transformasi terintegrasi di Kota Bogor," jelasnya. (Rizki Mauludi)
Editor : inilahkoran


