Warga Cipaku Bogor Tutup Jalan, Balai Perkeretaapian Janjikan Solusi Terbaik

Balai Perkeretaapian Wilayah Jawa bagian Barat berjanji akan memberikan solusi bagi warga RW17 Kelurahan Cipaku, Kecamatan Bogor Selatan

 Warga Cipaku Bogor Tutup Jalan, Balai Perkeretaapian Janjikan Solusi Terbaik
Balai Perkeretaapian Wilayah Jawa bagian Barat berjanji akan memberikan solusi bagi warga RW17 Kelurahan Cipaku, Kecamatan Bogor Selatan yang tertutup akses jalannya

INILAHKORAN, Bogor-Balai Perkeretaapian Wilayah Jawa bagian Barat berjanji akan memberikan solusi bagi warga RW17 Kelurahan Cipaku, Kecamatan Bogor Selatan yang tertutup akses jalannya karena ada peroyek rel ganda atau double track Bogor-Sukabumi.

Kepala Balai Perkeretaapian Wilayah Jawa bagian Barat, Erni Basri sudah mendengar informasi penutupan akses jalan proyek double track di wilayah Cipaku oleh warga RW17 pada Minggu 20 Februari 2022.

"Saya baru menerima informasinya saat dikonfirmasi oleh wartawan. Untuk solusi selalu terbaik pastinya. Nanti kami akan cek detail-detailnya lagi ya. Salam sehat selalu," ungkap Erni.

Baca Juga: Mendag Lutfi Sebut Babi di China Jadi Penyebab Harga Kedelai Tinggi

Menurut Erni untuk kondisi dilapangan sampai saat ini masih baik-baik saja. Dia berjanji bakal memberikan informasi terbaru perihal solusi dari akses jalan warga RW17 Kelurahan Cipaku ini.

"Karena sampai sekarang baik-baik saja. Mohon bersabar ya. Nanti di-update informasi solusinya," tambahnya.

Sementara itu, Asisten Humas PT. Nindya Karya, Teguh Agung Nugraha membenarkan ada kejadian warga menutup akses jalan proyek double track Bogor-Sukabumi di Kelurahan Cipaku yang tengah dikerjakan oleh pihaknya.

Baca Juga: Nancy dan Hyebin Positif Covid-19, MOMOLAND Hentikan Jadwal Promosi di Meksiko Sementara Waktu

"Ya, betul mas," cetusnya.

Menurut Agung untuk tuntutan warga adalah menuntut dibuat kembali akses jalan dari pemukiman mereka ke jalan raya.

"Mereka menuntut jalan akses. Sudah ada jalan akses sebelumnya untuk motor," tambahnya.

Agung menerangkan, bahwa jalan tersebut bukan ditiadakan, tetapi karena design double track jadi tertutup. Selain itu sebelum penutupan juga sudah ada media dengan warga.

Baca Juga: Nggak Susah Tanpa Antre, Nagita Slavina Santai Beli Minyak Goreng Harganya Mahal Melintir

"Bukan ditiadakan, tapi karna design jadi tertutup. Mediasi sudah dilakukan," terangnya.

Agung menjelaskan, rencana pihaknya akan kembalikan sesuai awal, hanya saja bergeser.

"Ya, dikembalikan seperti awal, tetapi kami sebagai kontraktor juga tidak bisa langsung memutuskan. Karna kaitannya dengan lahan KAI yang menjadi akses untuk warga itu," jelasnya.

Baca Juga: Kasus Positif Covid 19 di Kota Bogor Terus Pecahkan Rekor, Bima Arya Tak Kaget...

Agung juga mengaku, masih menunggu instruksi dan arahan dari Balai Perkeretaapian Wilayah Jawa bagian Barat untuk melakukan langkah-langkah.

"Iya mas, sementara kalau dari kontraktor hanya bisa berupaya mengembalikan akses sebagai mana mestinya," pungkasnya.

Diketahui, warga RW17 Kelurahan Cipaku menutup akses proyek double track di kelurahan Cipaku, menyusul hilangnya akses jalan warga. Sementara itu selama ini warga menggunakan akses jalan proyek, akan tetapi tidak lama lagi proyek akan selesai, sehingga akses jalan proyek pun ditiadakan. Alhasil warga tidak memiliki jalan akses menuju jalan raya.(Rizki Mauludi)***


Editor : inilahkoran