Sukses! Incu Bie Diffable Action Indonesia Bogor Raya Berhasil Majukan 70 UMKM Milik Penyandang Disabilitas

Incu Bie Diffable Action Indonesia Bogor Raya berhasil membina 150 unit dan 70 di antaranya merupakan UMKM milik penyandang disabilitas

Sukses! Incu Bie Diffable  Action Indonesia Bogor Raya Berhasil Majukan 70 UMKM Milik Penyandang Disabilitas
Incu Bie Diffable Action Indonesia Bogor Raya berhasil membina 150 unit usaha mikro kecil menengah (UMKM) dan 70 di antaranya milik penyandang disabilitas.

 

 

INILAHKORAN, Bogor - Berdiri sejak Tahun 2015, Incu Bie Diffable  Action Indonesia Bogor Raya berhasil membina 150 unit usaha mikro kecil menengah (UMKM).

Dari total 150 unit UMKM yang dibina Incu Bie Diffable  Action Indonesia Bogor Raya, 70 pelaku UMKM tersebut merupakan penyandang disabilitas.

Tujuan Incu Bie Diffable  Action Indonesia Bogor Raya membina pelaku UMKM ialah membuat penyandang disabilitas mandiri lewat dunia usaha, lalu bisa membuka lowongan kerja, baik bagi teman-teman penyandang disabilitas ataupun bukan.

"Incu Bie Diffable  Action Indonesia  selama 7 tahun ini sudah mengembangkan 150 unit UMKM di Bogor Raya, dimana 70 unit UMKM diantaranya, pemiliknya merupakan penyandang disabilitas," kata Ketua Inkubator Bisnis Diffable Action Indonesia Isna kepada wartawan, Rabu,  9 Maret 2022.

Isna menerangkan unit UMKM yang dibina Incu Bie Diffable  Action Indonesia, selain membuat kemandirian ekonomi pemiliknya juga membantu kesejahteraan teman-teman penyandang disabilitas ataupun pekerjaan lainnya.

Baca Juga: Biadab! Kakek Ini Cabuli Gadis Disabilitas di Kabupaten Cirebon

"Walaupun usaha kami hanya unit UMKM, tetapi omset usaha kami sudah cukup besar dan bisa mempekerjakan teman-teman penyandang disabilitas ataupun pekerjaan lainnya yang memiliki tubuh normal. Saat ini, omset terbesar usaha kami di bidang kerajinan tangan itu mencapai Rp 3,8 juta perhari saat kami menghadiri pameran UMKM di Gedung Bursa Efek Jakarta (BEJ) beberapa waktu lalu," terangnya.

Ia menuturkan dengan mencermati usaha UMKM, lalu meningkatkan produksi, meningkatkan kualitas, membantu legalita produk, membina manajemen usaha dan membentuk komunitas usaha, UMKM yang tergabung dalam  Incu Bie Diffable  Action Indonesia bisa lebih cepat maju.

"Dengan menghimpun pelamu UMKM di satu wadah atau komunitas, lalu ada upaya meningkatkan produksi, meningkatkan kualitas, membantu legalita produk dan membina manajemen usaha, Alhamdulillah, usaha-usaha kami lebih cepat berkembang dan maju," tuturnya.

Isna menjelaskan bahwa dari 150 unit UMKM, bidang usahanya ada yang bergerak di bidang kuliner,  peternakan dan kerajinan tangan seperti masker, ecoprint, topeng-topengan maupun lainnya.

Baca Juga: Kenaikan Harga Kebutuhan Pokok Jelang Ramadan Lumrah, Pemkot CImahi Lakukan Ini

"Unit UMKM yang tergabung di Incu Bie Diffable  Action Indonesia semakin beragam, kemarin, teman kami meluncurkan produk olahan tepung talas menjadi tahu bakso  talas yang diberi merk MS (Mama Shakila). Alhamdulillah, dalam peluncuran tersebut dihadiri Kepala Diskop dan UMKM dan Kepala Disbudpar Kabupaten Bogor," jelas Isna.

Selain Tahu Bakso Talas, lanjutnya. MS juga memproduksi Aneka Bakso Talas, Sambal Kecap dan Kudapan berupa Keripik Debog dan Keripik Kelapa Muda yang merupakan Inovasi Cemilan Tradisional yang dikemas dalam pouch atau kantong kedap udara.

Kepala Dinas Koperasi UMKM Kabupaten Bogor Asep Mulyana siap mendorong kemajuan unit UMKM yang tergabung di Incu Bie Diffable  Action Indonesia

"Kami siap mendorong dan mendukung usaha UMKM dan produk Tahu Bakso Talas MS sangat layak dijadikan sebagai Oleh-oleh Khas Bogor, " papar Asep Mulyana.

Baca Juga: Bertambah Lagi, Kini Giliran Joshua dan Jun SEVENTEEN yang Dinyatakan Positif Covid-19

Kepala Disbudpar Kabupaten Bogor Deni Humaedi  menyampaikan  bahwa produk tahu bakso talas dan produk brand atau merk MS lainmya adalah produk inovasi yang merupakan bagian dari kuliner ekonomi kreatif.

"Sesuai tugas, pokok dan fungsi (Tupoksi) kami, Disbudpar siap mengembangkan dan memajukan UMKM yang masuk dalam kategori kuliner ekonomi kreatif. Ayo maju

terus para pelaku ekonomi kreatif Kabupaten Bogor," tukas Deni. (Reza Zurifwan)


Editor : inilahkoran