Tingkatkan Pembelian Beras Carita Makmur, Kadustanhorbun Harap Pegawai BUMD Ikut Membeli

Di Tahun 2022 ini sebanyak 850 ton beras bermerk Carita Makmur yang berasal dari sentra-sentra pertanian padi diserap atau dibeli oleh ASN m

Tingkatkan Pembelian Beras Carita Makmur, Kadustanhorbun Harap Pegawai BUMD Ikut Membeli
Di Tahun 2022 ini sebanyak 850 ton beras bermerk Carita Makmur yang berasal dari sentra-sentra pertanian padi diserap atau dibeli oleh ASN maupun pegawai Pemkab Bogor.
 
INILAHKORAN, Bogor-Di Tahun 2022 ini sebanyak 850 ton beras bermerk Carita Makmur yang berasal dari sentra-sentra pertanian padi diserap atau dibeli oleh ASN maupun pegawai Pemkab Bogor.
 
Jumlah kuota serapan beras Carita Makmur oleh para terus meningkat, jika di Tahun 2019 jumlah beras Carita Makmur yang diserap sebanyak 85 ton, lalu di Tahun 2020 dan 2021 naik menjadi 815 dan 820 ton.
 
"Tahun ini, Pemkab Bogor melalui PD. Pasar Tohaga membeli 850 ton, yang kemudian dijual ke ASN maupun pegawai Pemkab Bogor, badan layanan usaha daerah (BLUD) atau 4 RSUD yang ada," kata Kepala Dinas Pertanian Holtikultura dan Perkebunan (Distanhorbun) Kabupaten Bogor Siti Nuriyanti kepada wartawan, Kamis, (10/03/2022).
 
 
Siti Nuriyanti berharap, beras Carita Makmut kedepan juga dibeli oleh pegawai badan usaha milik daerah (BUMD) Kabupaten Bogor, seperi Perumda Air Minum Tirta Kahuripan, PT. Prayoga Pertambangan Energi (PPE), PT. Sayaga Wisata, BPRS Tegar Beriman dan lainnya.
 
"Kami berharap pegawai BUMD selain PD. Pasar Tohaga ikut mematuhi Perbup Bogor nomor 9 Tahun 2019 tentang himbauan pembelian beras Carita Makmur, langkah ini demi membantu mensejahterakan petani di Kabupaten Bogor dan mengurangi keberadaan tengkulak. Saat ini hasil produksi beras petani Kabupaten Bogor  pertahun mencapai 3.200 ton," harap Nuriyanti sapaan akrabnya.
 
Alumni IPB University ini menuturkan bahwa kualitas dan mutu beras Carita Makmur sudah terjamin dan tersetifikasi. Setiap enam bulan, Distanhorbun dengan lembanga penguji rutin mengecek kelayakannya.
 
 
"Kami bersama lembaga penguji, rutin melakukan uji layak. Hingga kualitas dan mutu beras Carita Makmut terjamin, apalagi kami tidak melakukan pemutihan dan tidak memakai zat atau bahan pengawet," tuturnya.
 
Nuriyanti menjelaskan, bahwa jajaran Disranhorbun dibantu Kementerian Pertanian dan lembaga lainnya akan terus meningkatkan produksi beras, caranya dengan memperbanyak masa panen dalam setahun.
 
"Pasa panen padi yang kini dua kali dalam setahun, akan kami tingkatkan menjadi tiga hingga empat kali panen. Selain kualitas medium, petani juga memiliki produk premium beras Carita Makmur," jelas Nuriyanti. (Reza Zurifwan)***


Editor : inilahkoran