Polisi Bogor Ungkap Penyebab Kematian RAG di Sungai Cipakancilan, Ternyata....
Polisi mengungkap dugaan penyebab kasus kematian RAG di aliran Sungai Cipakancilan. Benarkah karena kecelakaan tunggal?
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor – Polisi mengungkap dugaan penyebab kasus kematian RAG di aliran Sungai Cipakancilan. Benarkah karena kecelakaan tunggal?
Polresta Bogor Kota merilis dugaan penyebab kematian RAG (23), warga Kedung Halang Sentral, Kelurahan Sukaresmi, Kecamatan Tanah Sareal. Jasadnya ditemukan di aliran Sungai Cipakancilan, Kecamatan Sukaraja pada Selasa, 29 Maret 2022 siang.
Sejauh ini, polisi menduga penyebab kematian RAG karena kecelakaan tunggal yang membuat korban terjatuh ke Sungai Cipakancilan.
Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota Kompol Dhoni Erwanto mengatakan, pada hari Senin 28 Maret 2022 ditemukan kendaraan roda dua korban RAG di atas Jembatan 1 Jalan Ahmad Yunus No.1 Rt 01/04 Kelurahan Sukaresmi, Kecamatan Tanah Sareal.
Baca Juga: Ngeri...Gara-gara Alami Persekusi, Mahasiswa S2 Cantik Binus Ini Gagal Tiga Mata Kuliah
Sehari kemudian, Selasa 29 Maret 2022, baru ditemukan mayat korban.
“Sat Reskrim telah melakukan olah TKP di lokasi penemuan mayat dan di lokasi penemuan motor dan sekaligus identifikasi motor korban,” katanya.
Dari olah TKP itu, didapatkan tanda-tanda korban sempat menyerempet pembatas jembatan, karena ada lecet pada bagian kanan depan dan belakang kendaraan korban.
Baca Juga: Lirabica, Mahasiswa S2 Cantik Binus Korban Persekusi Ini Datangi Polres Bogor, Ada apa?
Dhoni membeberkan, posisi motor berada di tengah-tengah jembatan dengan kunci masih menancap di motor. Hasil pemeriksaan luar korban tidak ada tanda-tanda kekerasan dalam tubuh korban dan posisi helm masih terpakai oleh korban.
Sebelumnya, Tim Search And Rescue (SAR) gabungan akhirnya menemukan jasad pemuda berinisial RAG (23) yang merupakan warga Kedunghalang Sentral, Kelurahan Sukaresmi, di aliran Kali Cipakancilan, Cilebut Timur, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor pada Selasa (29/3/2022) siang. RAG sebelumnya diketahui menghilang empat hari lalu dan pihak keluarga sudah melaporkan hal ini ke aparat kepolisian.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor, Theofilo Patrocinio Freitas mengatakan, sebelum ditemukan tewas, korban dinyatakan menghilang oleh keluarga sejak Sabtu (26/3/2022) sekitar pukul 19:00 WIB. Korban terakhir meninggalkan rumah dengan membawa sepeda motor bernopol F 4493 CA.
“Kemudian, keluarga mendapatkan informasi bahwa sepeda motor yang dikendarai korban berada di Jembatan 1, Kelurahan Sukaresmi, Kecamatan Tanahsareal. Tetapi keluarga tidak menemukan korban dan akhirnya keluarga melaporkan kejadian ini ke aparat berwajib pada Minggu (27/3/2022)," tuturnya.
Baca Juga: Habis Diperiksa Penyidik KPK, Pejabat Kabupaten Bogor Ini Malah Bersyukur, Alhamdulillah Katanya
Theo memaparkan, setelah itu, Tim SAR Gabungan melakukan pencarian di Kali Cipakancilan, namun tubuh korban tak jua ditemukan. Hingga akhirnya pada Selasa (29/3/2022) siang, petugas mendapatkan informasi dari Mabes Polri terkait posisi korban.
"Setelah kita lakukan penelusuran, tubuh korban ditemukan di aliran Cipakancilan atau Kali Baru. Ditemukan kurang lebih 1,5 km dari penemuan motor korban," tutur Theo.
Theo melanjutkan, untuk mencari tahu penyebab kematian korban, jenazah korban dibawa ke RSUD Ciawi untuk dilakukan identifikasi forensik.
"Dugaan sementara, korban ini jatuh ke kali. Untuk lebih jelasnya penyebab kematian dibawa ke RS untuk autopsi," pungkasnya.
Baca Juga: Atap SDN Ciheuleut 1 dan 2 Kecamatan Bogor Timur Ambruk Akibat Lapuk dan Keropos
Sementara itu, Sekertaris Kecamatan Tanah Sareal, Arya Mehr Komsah mengatakan, benar bahwa jenazah yang ditemukan tim SAR gabungan Kota Bogor adalah RAG(23) yang merupakan warga Kedunghalang Sentral, Kelurahan Sukaresmi, Kecamatan Tanahsareal.
"Lurah sudah melaporkan bahwa benar itu merupakan warganya. Untuk penyebab kematian korban keluarga mendatangi RSUD Ciawi," pungkasnya. (rizki mauludi)
Editor : inilahkoran


