Bogor Challenge, Ajang Bupati Ade Yasin Kenalkan Wajah Ibu Kota Cibinong kepada Pelari
Event Puncak Maraton diganti menjadi Bogor Challenge yang memperebutkan Piala Bupati Bogor Ade Yasin. Acara digagas Dispora Kabupaten Bogor.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Cibinong - Agenda event Puncak Maraton diganti menjadi Bogor Challenge yang memperebutkan Piala Bupati Bogor Ade Yasin. Acara digagas Dispora Kabupaten Bogor.
Ajang Bogor Challenge tersebut akan dilaksanakan pada Sabtu, 10 September 2022 mendatang, ajang tersebut juga dalam rangkaian memperingati Hari Olahraga Nasional yang jatuh di setiap 9 September.
"Karena Hari Olahraga Nasional jatuh di hari Jumat, maka demi efektivitas penyelenggaraan, Dispora pun menggeser penyelenggaraan Bogor Challenge memperebutkan Piala Bupati Bogor Ade Yasin di esok harinya," kata Kepala Dispora Kabupaten Bogor Asnan kepada wartawan, Rabu, 30 Maret 2022.
Baca Juga: Demi Pengungsi Bencana Alam di Sukajaya, Aan Pinta DPKPP Ambil Langkah Konkret Ini
Asnan menambahkan, jajarannya menargetkan ajang Bogor Challenge bisa diikuti 2.000 orang pelari, termasuk atlet olahraga lari tingkat nasional.
"Semoga ajang Bogor Challenge yang baru pertama kali dilakukan di Bumi Tegar Beriman ini menarik minat atlet olahraga lari tingkat nasional dan ajang ini diikuti oleh ribuan pelari di nusantara," tambah Asnan.
Ia menuturkan, trek lari Bogor Challenge berawal dari Jalan Raya Tegar Beriman, Jalan Raya Bogor, Jalan Kandang Roda, Tugu Panca Karsa, Jalan Lingkar Pakansari dan finish di Gerbang VVIP Stadion Pakansari.
Baca Juga: Polisi Bogor Ungkap Penyebab Kematian RAG di Sungai Cipakancilan, Ternyata....
"Ajang Bogor Challenge ini juga dalam rangka memperkenalkan wajah baru ibu kota dan visi dari Kabupaten Bogor, yaitu The City of Sport and Tourisme. Kebetulan, sudah dua tahun ini, insfrastruktur di Cibinong sudah ditata dengan baik," tuturnya.
Kasi Promosi Olahraga dan Olahraga Prestasi Dispora Joko Widodo menjelaskan demi suksesnya ajang Bogor Challenge, jajarannya akan berkordinasi dengan banyak pihak terutama Sat Lantas Polres Bogor.
"Kami akan berkordinasi dengan banyak pihak terutama Sat Lantas Polres Bogor, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (DPKPP) maupun dinas teknis lainnya demi kesuksesan ajang Bogor Challenge," jelas Joko Widodo.
Baca Juga: Pengungsi Bencana Alam di Sukajaya Bernapas Lega, Badan Geologi Setuju Relokasi Mandiri
Kasi Prolap Dispora Wahid menerangkan, ajang atau event Maraton Puncak masih bisa dilakukan, karena ajang tersebut saat ini sudah diambil kewenangannya oleh Dinas Pemuda dan Olahraga.
"Mungkin ajang Maraton Puncak itu nantinya lebih ke trail running atau lari lintas gunung, ketimbang lari di jalan raya seperti Bogor Challenge. Oleh karena ajang tersebut akan dikombinasikan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata dengan ajang Mapay Gunung," terang Wahid. (Reza Zurifwan)
Editor : inilahkoran


