Bolehkah Ingin Sesuatu Lalu "Shalawatin Aja Dulu"? Begini Penjelasan Buya Yahya yang Mencengangkan!

Banyak yang meyakini bahwa shalawat menjadi salah satu cara untuk mewujudkan keinginan. Tapi, benarkah demikian? Dalam video ceramahnya di kanal YouTube Al Bahjah TV, Buya Yahya memberikan penjelasan yang menarik terkait hal ini.

Bolehkah Ingin Sesuatu Lalu "Shalawatin Aja Dulu"? Begini Penjelasan Buya Yahya yang Mencengangkan!
Bolehkah Ingin Sesuatu Lalu "Shalawatin Aja Dulu"? Begini Penjelasan Buya Yahya yang Mencengangkan!

INILAHKORAN, Bandung – Pernahkah kamu mendengar ungkapan "ingin sesuatu, shalawatin aja dulu"? Ungkapan ini populer di kalangan masyarakat, terutama di media sosial.

Banyak yang meyakini bahwa shalawat menjadi salah satu cara untuk mewujudkan keinginan. Tapi, benarkah demikian?

Dalam video ceramahnya di kanal YouTube Al Bahjah TV, Buya Yahya memberikan penjelasan yang menarik terkait hal ini.

Beliau menyampaikan bahwa shalawat memang memiliki keutamaan yang sangat besar. Bahkan, Allah dan para malaikat pun bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW.

Namun, Buya Yahya mengingatkan agar kita tidak mengaitkan urusan akhirat dengan dunia secara berlebihan.

Contohnya, ketika ingin mendapatkan mobil bagus, lalu hanya bershalawat tanpa berusaha dan berdoa.

"Shalawat itu bukan alat untuk mendapatkan sesuatu di dunia. Shalawat itu adalah bentuk kecintaan kita kepada Rasulullah SAW," jelas Buya Yahya.

Lebih lanjut, Buya Yahya mencontohkan bagaimana Nabi Muhammad SAW mengajarkan umatnya untuk berdoa dan berusaha dalam mencapai cita-cita.

"Nabi SAW tidak pernah mengajarkan umatnya untuk hanya bershalawat saja ketika ingin sesuatu. Beliau selalu mengajarkan untuk berdoa dan berusaha," tegas Buya Yahya.

Oleh karena itu, Buya Yahya menyarankan agar kita tetap bershalawat dalam setiap kesempatan, namun tidak menjadikannya sebagai alat untuk mendapatkan sesuatu di dunia.

"Shalawatlah sebanyak-banyaknya, tapi jangan jadikan itu sebagai alat untuk mendapatkan sesuatu di dunia. Ingatlah, bahwa Allah SWT lah yang Maha Kuasa atas segala keinginan kita," pungkas Buya Yahya.***


Editor : Yosep Saepul Ramadan