BP3MI Jabar Libatkan Bank bjb, Permudah Kebutuhan Permodalan CPMI Bekerja di Luar Negeri

Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Jawa Barat melibatkan Bank bjb, guna mempermudah kebutuhan permodalan Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) asal Jabar untuk bekerja di luar negeri.

BP3MI Jabar Libatkan Bank bjb, Permudah Kebutuhan Permodalan CPMI Bekerja di Luar Negeri

INILAHKORAN, Bandung - Balai Pelayanan Pelindungan pekerja migran indonesia (BP3MI) Jawa Barat melibatkan bank bjb, guna mempermudah kebutuhan permodalan Calon pekerja migran indonesia (CPMI) asal Jabar untuk bekerja di luar negeri.

Kepala BP3MI Jabar Kombes Pol Mulia Nugraha menuturkan, ada dua kendala yang dialami oleh masyarakat ketika mereka ingin bekerja di luar negeri.

Pertama kompetensi, selanjutnya adalah biaya akomodasi keberangkatan mereka ke luar negeri. Sebab itu, melalui kolaborasi antara BP3MI Jabar dengan bank bjb ini diharapkan dapat memudahkan serta memperbesar peluang mereka untuk bekerja di luar negeri.

Sebab dia mengakui, tidak sedikit permasalahan modal untuk tiket keberangkatan dan visa kerap menjadi hambatan bagi masyarakat atau CPMI untuk bekerja di luar negeri.

"Sebenarnya ini diiniasiasi oleh pusat (KP2MI), jadi terkait MoU dengan Bank Pemerintah Daerah. Kalau di Jawa Barat ini dengan bjb. Jadi tujuannya adalah terkait KUR, untuk pembiayaan cost structure. Jadi yang mengalami kesulitan, bisa di back up oleh KUR," ujar Kepala Balai Kombes Pol Mulia Nugraha di Kantor BP3MI Jabar, Kota Bandung, Jumat 29 Agustus 2025.

Konsepnya nanti lanjut dia, CPMI Jabar mengambil pinjaman KUR di bank bjb lalu kemudian dicicil setiap bulannya melalui penghasilan mereka, setelah bekerja di luar negeri.

"Ini juga untuk menghindari rente (rentenir)," ucapnya.

Nilai KUR ini sendiri sambung dia, bergantung pada kebutuhan akomodasi ke negara tujuan. Dimana bunganya juga ringan, maksimal 6 persen per tahun.

"KUR ini juga nanti diperuntukkan bagi CPMI yanh telah terdaftar di BP3MI dan memenuhi syarat, misal kompetensinya," ujarnya.

Kombes Pol Mulia melanjutkan, untuk 2025 ini BP3MI Jabar menargetkan mampu memberangkatkan sekitar 49 ribu CPMI. Harapannya, melalui kolaborasi bersama bank bjb ini dapat menggenjot serapan lapangan kerja di luar negeri.

"Sekarang di kita baru 18 persen. Itu untuk di Jawa Barat. Tapi kalau di seluruh wilayah Indonesia, yang warga Jawa Barat itu sudah 30 persen," terangnya.

Untuk negara tujuan, mayoritas pekerja migran asal Jabar ke Taiwan, Hongkong, Malaysia dan Jepang. Dimana rerata tenaga kerja informal.

Selain MoU bersama bank bjb bertajuk Era Baru KUR Penempatan PMI, juga turut dilaksanakan edukasi perlindungan konsumen kepada CPMI yang digelar serentak di seluruh Indonesia secara daring dan luring. (Yuliantono)


Editor : Ahmad Sayuti