Buka Jalan Atasi Macet
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
Oleh: Agus Satia Negara
INILAH, Cimahi - Kemacetan pada hari pertama rekayasa lalu lintas pembangunan Underpass Gatot Subroto membuat satu jalur alternatif tak lagi cukup. Dishub Kota Cimahi pun membuka Underpass Dustira di Jalan Sriwijaya untuk dua arah.
Keputusan itu mulai berlaku Kamis (20/8), sehari setelah antrean kendaraan mengular di sejumlah ruas. Arus yang sebelumnya bertumpuk di Jalan Gatot Subroto harus segera dicari jalan keluarnya.
Kepala Dishub Kota Cimahi Endang mengatakan, pembukaan dua arah di Underpass Dustira merupakan hasil evaluasi langsung di lapangan.
“Karena hari pertama kemarin mengalami kemacetan yang cukup parah, hasil evaluasi kita lakukan pembukaan lajur di Underpass Dustira ini,” kata Endang, Kamis (20/8).
Jalur baru tersebut diharapkan membagi beban kendaraan yang bergerak menuju wilayah selatan dan Baros. Pengendara dari Gatot Subroto tidak lagi harus melewati satu titik yang sama untuk melanjutkan perjalanan.
Sebelumnya, perjalanan menuju wilayah selatan bisa berubah menjadi perjalanan panjang. Kendaraan tertahan di Jalan Gatot Subroto hingga Pasir Kumeli.
Sebagian pengendara memilih memutar melalui Padasuka atau Cimindi, tetapi pilihan itu justru membuat ruas lain ikut menerima limpahan kendaraan. Kini, arus dari Gedung 4 dan Jalan Sriwijaya diarahkan menuju Underpass Dustira.
“Masyarakat yang menuju wilayah selatan tidak lagi harus bertumpuk di Jalan Gatot Subroto kemudian Pasir Kumeli, atau melalui rute yang relatif cukup jauh ke Padasuka maupun Cimindi,” ujarnya.
Namun, jalan yang dibuka itu tidak sepenuhnya bebas untuk semua kendaraan. Underpass Dustira memiliki batasan tonase. Bus dan truk berukuran besar dengan jumlah sumbu banyak tidak diperbolehkan melintas.
Kendaraan tersebut harus mencari jalur lain, sementara truk berukuran sedang dan kecil masih diperbolehkan menggunakan underpass.
(gin)
Editor : Inilahkoran

