Jabar Masih Hadapi Kesenjangan Antarwilayah
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
Oleh: Yuliantono
INILAH, Bandung - Pembangunan Jawa Barat tak boleh hanya terlihat dari gemerlap kota. Jauh dari pusat pertumbuhan, masih ada masyarakat yang menunggu jalan, layanan dasar, pendidikan, dan kesejahteraan yang lebih baik.
Memasuki usia ke-81, Jawa Barat memang telah menorehkan banyak capaian. Jalan dan kawasan perkotaan terus berkembang, pusat-pusat ekonomi tumbuh, sementara berbagai program pembangunan terus digulirkan. Namun, kemajuan itu belum selalu datang dengan kecepatan yang sama di setiap wilayah.
Masih ada daerah yang membutuhkan penguatan infrastruktur dasar. Ada jalan yang perlu dibenahi, penerangan yang belum merata, irigasi yang harus diperkuat, serta akses pendidikan dan kesehatan yang perlu terus ditingkatkan.
Kesenjangan itulah yang menjadi salah satu pekerjaan rumah pemerintah daerah di tengah momentum Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Barat.
Wakil Ketua DPRD Jawa Barat Iwan Suryawan mengingatkan agar pembangunan tidak terkonsentrasi di kawasan perkotaan. Menurut dia, setiap daerah harus mendapatkan porsi pembangunan yang adil dan berkelanjutan.
“Minimal pembangunannya itu proporsional. Menguatkan dan meningkatkan. Jangan sampai ada yang tertinggal,” ujar Iwan seusai Rapat Paripurna Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Barat di Gedung DPRD Jabar, Rabu (19/8) malam.
Bagi Iwan, pemerataan pembangunan tidak cukup menjadi slogan. Pemerataan pembangunan harus dimulai sejak perencanaan melalui Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), diperkuat lewat anggaran dalam APBD, kemudian diawasi agar pelaksanaannya benar-benar sampai kepada masyarakat.
Pembangunan infrastruktur dasar menjadi salah satu fondasi. Jalan, penerangan, irigasi, pendidikan hingga layanan kesehatan merupakan kebutuhan yang bersentuhan langsung dengan kehidupan warga.
Tanpa akses yang memadai, pertumbuhan ekonomi akan sulit dirasakan secara merata. Begitu pula ketika kualitas pendidikan dan kesehatan belum memiliki standar pelayanan yang setara antardaerah.
Namun, pembangunan tidak semata-mata tentang membangun secara fisik. Kualitas manusia yang tinggal di dalamnya juga harus menjadi perhatian. Karena itu, pembangunan sumber daya manusia perlu berjalan beriringan dengan pembangunan infrastruktur.
(gin)
Editor : Inilahkoran

