Bukan Sopir, Identitas Sosok yang Pukul Dokter Koas di Palembang Ternyata Honorer di KemenPUPR Sumsel

Bukan sopir, identitas sosok tersangka Fadilah yang pukul dokter koas di Palembang terungkap.

Bukan Sopir, Identitas Sosok yang Pukul Dokter Koas di Palembang Ternyata Honorer di KemenPUPR Sumsel
Identitas Datuk yang disebut-sebut sopir keluarga Lady Aurellia terungkap/

INILAHKORAN, Bandung - Bukan sopir, identitas sosok yang pukul dokter koas di Palembang terungkap. Fadillah alias Datuk ternyata punya peran di Kementerian PUPR, Sumatera Selatan (Sumsel).

Datuk yang menjadi tersangka penganiayaan terhadap dokter koas di Palembang tersebut ternyata seorang honorer di Kantor Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Sumsel Kementerian PUPR.

Hal tersebut oleh Kasi Kepegawaian BBPJN Sumsel Kementerian PUPR, Fiko terkait status kepegawaian Datuk.

"Benar dia pegawai disini, tapi sementara kita masih dalam proses hukum," katanya.

Sementara itu, kuasa hukum Lady Aurellia dan Sri Meilina, Bayu Prasetya Andrinata, menyampaikan jika tersangka Datuk bukan merupakan sopir yang dibayar bulanan. 

"sopir ini bukan sekedar sopir. Dia memang masih keluarga. Hubungan antara SM dan Datuk masih bisa dibilang sepupu," ujar Bayu.

"sopir ini juga bukan yang dibayar bulanan, hanya dipanggil saat diperlukan. Karena pada saat itu sopir yang asli sedang menjemput Lady," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, sebuah video berdurasi 1 menit 6 detik baru-baru ini viral di media sosial, menunjukkan seorang dokter muda koas menjadi korban penganiayaan oleh seorang pria. 

Video tersebut diunggah oleh akun X @heraloebss dan memperlihatkan pelaku berbaju merah melakukan kekerasan di sebuah toko kue.

Kejadian ini terjadi pada Rabu 11 Desember 2024 di Palembang. Korban, yang masih mengenakan seragam dinas, dipukuli secara brutal hingga babak belur. 

Meski beberapa orang di sekitar mencoba melerai, pelaku tetap melanjutkan aksinya dengan emosi yang tak terkendali.


Editor : Firda Rachmawati