Bulog Salurkan 1.184 Ton Bantuan Beras untuk 39.472 Warga Cimahi

Bulog menyalurkan 1.184,16 ton bantuan beras kepada 39.472 warga Cimahi untuk alokasi Juli-September 2026. Setiap penerima mendapat 30 kg.

Bulog Salurkan 1.184 Ton Bantuan Beras untuk 39.472 Warga Cimahi
Sejumlah warga saat mengambil bantuan pangan 30 kilogram beras periode Juli Agustus September di Kelurahan Setiamanah, Kota Cimahi, Jawa Barat, pada Kamis (13/8/2026). ANTARA

INILAHKORAN.ID – Perum Bulog menyalurkan 1.184,16 ton bantuan cadangan beras pemerintah kepada 39.472 penerima manfaat di Kota Cimahi, Jawa Barat.

bantuan pangan tersebut merupakan alokasi untuk periode Juli, Agustus, dan September 2026. Setiap penerima manfaat mendapatkan bantuan sebanyak 30 kilogram beras.

Direktur Keuangan Perum Bulog Hendra Susanto mengatakan penyaluran bantuan dilakukan pada Agustus 2026 sebagai bagian dari kebijakan pemerintah untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

“Sekarang untuk alokasi Juli, Agustus, dan September yang kita bagikan di bulan Agustus ini ada di angka 30 kilogram per penerima manfaat,” kata Hendra di Cimahi seperti dikutip dari Antara, Kamis (13/8/2026).

Hendra menjelaskan, jumlah bantuan yang diterima masyarakat pada periode Juli-September lebih besar dibandingkan penyaluran pada periode sebelumnya.

Pada alokasi Februari dan Maret, bantuan pangan disalurkan sebanyak 10 kilogram per bulan atau total 20 kilogram untuk setiap penerima manfaat.

Sementara untuk alokasi Juli, Agustus, dan September, bantuan diberikan sekaligus sebanyak 30 kilogram per penerima manfaat.

Penyaluran bantuan pangan di Cimahi merupakan bagian dari program pemerintah yang dilaksanakan serentak di sejumlah daerah. Program tersebut juga bertepatan dengan momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Kelurahan Setiamanah, Kota Cimahi, menjadi lokasi penyaluran tahap pertama untuk alokasi Juli, Agustus, dan September di wilayah Bandung Raya.

Hendra mengatakan penyaluran di lima kabupaten/kota wilayah Bandung Raya dilakukan secara bertahap.

“Kebetulan di Kelurahan Setiamanah, Kota Cimahi, ini yang pertama dari lima kabupaten/kota di Bandung Raya. Kalau untuk di Setiamanah sendiri kita menyalurkan 49 ton. Penerimanya 1.647 orang,” ujarnya.

Hendra menyebut penerima bantuan pangan ditetapkan berdasarkan Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang dikeluarkan Kementerian Sosial.

Sasaran bantuan merupakan masyarakat yang masuk dalam kelompok desil 1 sampai 4.

Bulog ini hanya membagikan. Kalau syaratnya tentu dia harus masuk ke desil 1-4. Lurah atau aparat yang ada di lingkungan terkecil melihat kondisi masyarakat, mereka yang mengusulkan, kemudian diverifikasi oleh Kementerian Sosial,” jelas Hendra.

Setelah melalui proses verifikasi, data penerima kemudian disampaikan kepada Bulog untuk selanjutnya dilakukan penyaluran bersama pemerintah daerah.

Mekanisme tersebut dilakukan untuk memastikan bantuan pangan dapat diterima masyarakat yang memang membutuhkan.

Hendra mengatakan bantuan beras pemerintah diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat sekaligus menjaga daya beli, khususnya bagi kelompok masyarakat yang membutuhkan.

“Jadi kita bagikan berdasarkan data yang sudah ada. Tentu masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” katanya.

Selain memenuhi kebutuhan pangan, penyaluran bantuan tersebut diharapkan memberikan manfaat bagi masyarakat dalam momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Program bantuan pangan juga menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan kelompok masyarakat rentan tetap memperoleh dukungan pangan sekaligus menjaga ketahanan pangan di daerah.


Editor : Ahmad Sayuti