Polda Jabar Operasikan Home Solar Dryer, Bantu Petani Jagung Keringkan 1 Ton per Hari

Polda Jabar meresmikan Home Solar Dryer di Cikalong Wetan. Fasilitas ini mampu mengeringkan hingga 1 ton jagung per hari untuk mendukung petani.

Polda Jabar Operasikan Home Solar Dryer, Bantu Petani Jagung Keringkan 1 Ton per Hari
Polda Jawa Barat resmi mengoperasikan Home Solar Dryer untuk membantu petani jagung mengeringkan hasil panen di Cikalong Wetan, Kabupaten Bandung Barat. Te

INILAHKORAN.ID-Polda Jawa Barat resmi mengoperasikan Home Solar Dryer untuk membantu petani jagung mengeringkan hasil panen di Cikalong Wetan, Kabupaten Bandung Barat. Teknologi pengering berbasis energi matahari tersebut mampu mengeringkan 500 kilogram hingga 1 ton jagung pipil setiap hari, sehingga petani tidak lagi bergantung pada cuaca.

Program ini menjadi bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. Jagung yang telah dikeringkan nantinya dipasarkan ke Perum Bulog.

Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Kiwari, Dasep Saefudin, mengatakan kapasitas Home Solar Dryer cukup besar dan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh para petani.

"Minimal 500 kilogram setiap harinya, maksimalnya itu bisa sampai 1 ton," ujar Dasep Saefudin, Rabu (5/8/2026).

Tetap Berfungsi Saat Musim Hujan

Home Solar Dryer dibangun Polda Jawa Barat bekerja sama dengan salah seorang dosen dari Institut Pertanian Bogor (IPB). Teknologi tersebut memanfaatkan panas matahari yang dipadukan dengan sistem sirkulasi udara menggunakan kipas, sehingga proses pengeringan tetap dapat berlangsung meski cuaca mendung atau hujan.

Menurut Dasep, keberadaan fasilitas tersebut sangat membantu petani karena proses pengeringan menjadi lebih cepat dan tidak lagi bergantung pada kondisi cuaca.

"Alhamdulillah sudah bisa dipakai. Mau hujan, mau kemarau, bisa bikin cepat pengeringan jagung petani di sini," katanya.

Tingkatkan Pendapatan Petani

Wakil Ketua Gapoktan Kiwari, Sutisna, mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan Polda Jabar. Menurutnya, fasilitas tersebut akan meningkatkan kualitas hasil panen sekaligus membantu petani memperoleh harga jual yang lebih baik.

"Alhamdulillah bisa bantu petani, bisa dipakai terus, jadi membantu pendapatan petani juga adanya rumah ini," ujar Sutisna.

Jagung yang telah mencapai kadar air sesuai standar nantinya dipasok ke Bulog sebagai bagian dari penguatan cadangan pangan nasional.

Bentuk Dukungan ketahanan pangan

Kepala Biro SDM Polda Jawa Barat, Kombes Pol Fadly Samad, mengatakan pembangunan Home Solar Dryer merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat, khususnya petani yang menghadapi tantangan musim kemarau.

Program tersebut juga sejalan dengan semangat "Jaga Rawat Jawa Barat" yang diusung Kapolda Jawa Barat.

"Ini merupakan bentuk kepedulian kami untuk membantu masyarakat di musim kemarau, karena sesuai dengan slogan Pak Kapolda, Jaga Rawat Jawa Barat," kata Fadly.

Dibangun di Tiga Daerah

Selain di Cikalong Wetan, Polda Jawa Barat juga membangun Home Solar Dryer di Indramayu dan Subang, yang merupakan sentra pertanian sekaligus lokasi kelompok tani binaan Polri.

Ketiga fasilitas tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas pascapanen, mengurangi kehilangan hasil produksi, serta memperkuat ketahanan pangan di Jawa Barat.

"Total ada tiga lokasi pembangunan Home Solar Dryer dari Polda Jabar untuk membantu para petani," pungkas Fadly.***


Editor : JakaPermana