Polda Jabar Ambil Sampel DNA dari 13 Keluarga Korban Kapal Virgo 8
Polda Jabar mengambil data ante mortem dan sampel DNA dari 13 keluarga korban Kapal Virgo 8 untuk mempercepat proses identifikasi.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID– Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) mengambil data ante mortem dan sampel DNA dari 13 keluarga korban tragedi tenggelamnya Kapal Virgo 8 di perairan Laut Jawa.
Langkah tersebut dilakukan untuk mempercepat proses identifikasi korban, khususnya penumpang yang hingga kini belum diketahui keberadaannya.
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan mengatakan petugas mendatangi keluarga penumpang di Kampung Panyingkiran, Desa Situsaeur, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut.
Petugas dari Dokkes Garut'>Polres Garut mengambil data dan sampel DNA keluarga yang nantinya dapat digunakan sebagai pembanding dalam proses identifikasi korban yang berhasil dievakuasi.
“Betul, jajaran Dokkes Garut'>Polres Garut telah turun langsung ke Karangpawitan untuk mengambil sampel DNA dan data ante mortem dari pihak keluarga penumpang Kapal Virgo 8. Ini merupakan upaya percepatan dari kepolisian untuk proses identifikasi korban,” kata Hendra di Bandung, Kamis.
Sampel DNA Diambil dengan Metode Buccal Swab
Hendra menjelaskan pengambilan sampel DNA dilakukan menggunakan metode buccal swab, yakni pengambilan sampel melalui usapan pada bagian dalam rongga mulut.
Sampel tersebut nantinya dapat dicocokkan dengan DNA korban yang ditemukan dan berhasil dievakuasi oleh tim terkait.
“Pengambilan data dan sampel DNA langsung dipimpin oleh Kasidokkes Garut'>Polres Garut. Semuanya berjalan lancar dan keluarga korban sangat kooperatif selama proses berlangsung,” ujarnya.
Sebanyak 13 anggota keluarga menjalani pengambilan sampel DNA.
Dari jumlah tersebut, dua orang merupakan keluarga penumpang yang telah dinyatakan meninggal dunia. Sementara 11 orang lainnya merupakan keluarga penumpang yang masih dalam pencarian.
Dukung Identifikasi Penumpang yang Belum Ditemukan
Hendra mengatakan pengambilan data ante mortem dan sampel DNA menjadi bagian dari langkah kepolisian untuk mendukung proses identifikasi korban tragedi Kapal Virgo 8.
Data tersebut terutama diperlukan untuk membantu proses identifikasi terhadap penumpang yang belum diketahui keberadaannya.
Selain pengambilan sampel DNA keluarga, kepolisian bersama tim terkait masih melakukan penanganan dan proses identifikasi terhadap korban sesuai dengan prosedur yang berlaku.
Polda Jabar memastikan koordinasi dengan berbagai pihak terus dilakukan untuk mendukung proses pencarian, evakuasi, dan identifikasi korban tragedi tenggelamnya Kapal Virgo 8.***
Editor : JakaPermana

