BYD M6, Jawaban Kebutuhan Berkendara Masyarakat Indonesia
Guna beradaptasi dengan pasar Indonesia, BYD menawarkan produk unggulannya yakni BYD M6, yang diyakini menjadi jawaban kebutuhan berkendara masyarakat.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Raksasa otomotif dan elektronik asal China, Build Your Dream (BYD) mulai merambah pasar Indonesia, setelah merajai global dalam ekosistem mobil listrik.
Guna beradaptasi dengan pasar Indonesia, BYD menawarkan produk unggulannya yakni BYD M6, yang diyakini menjadi jawaban kebutuhan berkendara masyarakat.
Head of PR and Government Relations PT BYD Motor Indonesia Luther Panjaitan menuturkan, BYD M6 adalah hasil riset matang yang mereka siapkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Mulai dari kapasitas yang mampu menampung tujuh penumpang, kabin lega, fitur lengkap, keamanan, daya tahan dan harga yang relatif terjangkau.
"Intinya customer yang harus dimenangkan. Concern kami bukan jualan, tapi bagaimana orang tahu EV (electric vehicle) dulu," kata Luther di Kota Bandung baru-baru ini.
Soal keraguan masyarakat akan daya tahan EV, terutama kekuatan baterai. BYD lanjut Luther, selain menawarkan garansi selama delapan tahun, pihaknya juga mencontohkan bagaimana produk mereka sukses tanpa keluhan ketika menjadi moda transportasi taksi salah satu perusahaan besar di Indonesia.
"Kami tidak bisa menjanjikan, tapi bisa menceritakan pengalaman kami di Blue Bird. Mereka menggunakan produk BYD selama lima tahun dengan 650 ribuan kilometer, kondisi baterai masih oke. Apalagi baterai (BYD M6) ini sudah lebih advance. Jadi tidak perlu khawatir," ucapnya.
Tidak sampai disitu, sebagai wujud keseriusan BYD tambah dia, pihaknya juga berencana akan membangun industri di Indonesia. Selain untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat akan kebutuhan komponen BYD, juga sebagai bentuk dukungan kepada pemerintah Indonesia terhadap EV.
"Kita tidak mungkin berani menjual, kalau tidak dibarengi dengan confidence produksi. Kita sudah beli lahan di Subang, 108 hektar untuk bangun industri di tempat tersebut," imbuhnya.
BYD kata dia, ingin segera mungkin memiliki industri di Indonesia dengan harapan pada 2025 sudah mampu menyerap Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) setidaknya 40 persen.
"Kami punya komitmen untuk mengakomodir kebutuhan pelanggan. Pabrik di Subang ini nanti ditargetkan mampu memproduksi up to 150 ribu unit," ungkapnya.
Soal ketangguhan BYD M6 di dalam kota, sudah dibuktikan melalui media test drive dengan rute Kota Bandung-Kota Baru Parahyangan KBB-Cikole Lembang KBB. Sekaligus menandai medium MPEV ini serius menggarap pasar regional Jawa Barat.
Perjalanan menempuh jarak sekitar 120 km, menguji performa dan kenyamanan BYD M6 dalam berbagai kondisi jalan. Kontur jalan Bandung yang beragam, dari dataran tinggi hingga jalanan kota, menjadi tantangan ideal bagi BYD M6 untuk membuktikan kemampuannya, sebagai pilihan tepat memenuhi kebutuhan mobilitas.
“Kami ingin menunjukkan, bagaimana BYD M6 mampu menghadapi berbagai dinamika kondisi jalan di kota ini. Kami percaya bahwa BYD M6 dapat memberikan solusi juga pengalaman berkendara yang lebih baik dan nyaman," lanjut Luther.
BYD M6 ini sendiri hadir dalam tiga varian yaitu M6 Standard, M6 Superior dan M6 Superior Captain. BYD M6 menampilkan desain Dragon Face elegan aerodinamis, dengan bagian depan ramping untuk mengoptimalkan aliran udara.
Kokpit cerdas BYD M6 menampilkan konsol tengah dengan head shift berbentuk bola modern dan elegan. Layar berputar 12,8 inci menjadi asisten pintar, keunikannya mampu berputar 90 derajat, memberikan fleksibilitas. Sistem infotainment seperti Apple Carplay dan Android Auto, juga fitur bluetooth.
M6 Standard memiliki konfigurasi tujuh seater dengan kursi yang dapat disesuaikan secara elektrik
dan manual. M6 Superior menambahkan fitur panoramic sunroof dan ventilasi kursi depan, sementara M6 Superior Captain menawarkan konfigurasi enam seater dengan captain seat di bagian tengah.
BYD M6 menetapkan standar baru dalam keselamatan kendaraan, melalui teknologi blade battery yang revolusioner. Tidak hanya sekedar sumber daya, blade battery telah dirancang dan diuji ketat untuk memastikan keamanan dalam berbagai kondisi. Blade battery sudah melewati nail penetration test dan berhasil.
Memiliki ketahanan suhu mencapai 30 hingga 60 °C, baterai ini juga telah lulus pengujian kondisi ekstrim. Keunggulan keselamatan BYD M6 seperti enam airbags, Tyre Pressure Monitoring System (TPMS) dan Anti-Lock Braking System (ABS) sudah disematkan.
Dengan kapasitas pengisian daya DC 170kW, M6 mampu mengisi daya hanya dalam 30 menit, dari keadaan 30 persen hingga 80 persen (SOC), memberikan tambahan daya yang memadai untuk kemudahan dan kenyamanan maksimal. BYD M6 hadir dalam empat varian warna yakni Crystal White, Quartz Blue, Cosmos Black dan Harbour Grey.
BYD sendiri merupakan perusahaan teknologi dan manufaktur yang didirikan oleh Wang Chuanfu, pada 1995, berkantor pusat di Shenzhen, Guangdong, Tiongkok.
BYD memiliki empat produk andalan yaitu kendaraan EV, Rail Transit, berbagai jenis perangkat elektronik dan solusi energi terbarukan. Saat ini, kendaraan penumpang BYD telah memasuki 77 negara dan wilayah secara global, dengan investasi manufaktur di Brasil, Hongaria, Thailand dan lain-lain.
Pada 2023, BYD mencapai penjualan kumulatif sebesar 3,02 juta kendaraan, sehingga penjualan kumulatif kendaraan energi baru mencapai lebih dari 7,6 juta unit hingga saat ini.
BYD juga mengerjakan elektrifikasi transportasi umum perkotaan untuk mengurangi emisi gas rumah kaca global, dengan visi 'Mendinginkan Bumi sebesar 1°C'. Pada 11 Juni 2024, BYD telah mengurangi emisi karbon sebanyak 59.683.172.994 kg, setara dengan CO₂ senilai 994.719.550 pohon. ***
Editor : Ahmad Sayuti

