Cegah Anak Sekolah Berkeliaran di Luar, Bupati Garut Perintahkan Satpol PP Patroli

Terkait kebijakan meliburkan kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah, Bupati Garut Rudy Gunawan menginstruksikan jajaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) melakukan patroli ke tempat-tempat yang diperkirakan menjadi tempat anak sekolah bermain.

Cegah Anak Sekolah Berkeliaran di Luar, Bupati Garut Perintahkan Satpol PP Patroli
Foto: Zainulmukhtar

INILAH, Garut - Terkait kebijakan meliburkan kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah, Bupati Garut Rudy Gunawan menginstruksikan jajaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) melakukan patroli ke tempat-tempat yang diperkirakan menjadi tempat anak sekolah bermain.

Sejumlah kendaraan pun disiagakan untuk berpatroli. Nantinya, mobil dinas itu akan mengantarkan anak sekolah yang kedapatan bermain di luar rumah kepada orang tuanya.

Menurut Rudy, hal itu dilakukan untuk membuktikan Pemkab Garut tidak membiarkan anak berkeliaran akibat kebijakan siswa belajar di rumah.

“Jadi, harus dipastikan tidak ada celah anak untuk main. Satpol PP akan melakukan patroli terutama di tempat game online atau di tempat-tempat tertentu. Kita akan siapkan kendaraan-kendaraan yang tidak digunakan. Bila ada anak berkeliaran, antarkan anaknya ke orang tuanya," kata Rudy, Selasa (17/3/2020).   

Dia menyebutkan, langkah 'meliburkan' anak sekolah mulai tingkat PAUD hingga SMP itu merupakan bagian dari upaya pencegahan penyebaran Covid-19 yang termuat dalam Surat Edaran Bupati Garut  Nomor 443.2/904/KESRA. 

”Kami mohon, para guru secara bergiliran piket di sekolah, dan Dinkes segera sediakan disinfektan,” ujarnya.

Terpisah, Kepala Satpol PP Garut Hendra S Gumilang didampingi Kepala Bidang Ketentraman dan Ketertiban Umum Erin Heryana mengatakan atas perintah bupati itu jajaran Satpol PP siap dan langsung bergerak ke lapangan.

"Hari ini hingga Rabu besok, patroli akan dimulai di tiga kecamatan yaitu Tarogong Kaler, Tarogong Kidul, dan Garut Kota. Nanti, mulai Kamis patroli akan diperluas hingga 42 kecamatan," kata Erin. (Zainulmukhtar)
 


Editor : Doni Ramdhani