Cegah Banjir Rob, Warga Tawangsari Perkuat Tanggul Cisanggarung Secara Swadaya
Cegah banjir rob warga Tawangsari Kabupaten Cirebon perkokoh tanggul Sungai Cisanggarung secara swadaya
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Warga Desa Tawangsari, Kecamatan Losari, Kabupaten Cirebon, melakukan perbaikan darurat tanggul Sungai Cisanggarung secara swadaya. Tujuannya, untuk mengantisipasi ancaman banjir rob yang berpotensi melanda kawasan permukiman.
Puluhan warga terlihat bergotong royong memperkuat tanggul yang mengalami pengikisan akibat pasang air laut yang terjadi secara terus-menerus. Perbaikan dilakukan dengan menggunakan material tanah urukan dan batu di sepanjang sekitar satu kilometer.
Kuwu Desa Tawangsari, Rojiki, mengatakan langkah tersebut dilakukan karena kondisi tanggul dinilai sudah cukup mengkhawatirkan dan berisiko jebol apabila tidak segera ditangani.
“Kegiatan ini merupakan bentuk swadaya masyarakat untuk mengantisipasi datangnya banjir rob besar. Kondisi tanggul Sungai Cisanggarung sudah terkikis akibat siklus pasang air laut,” kata Rojiki, Jumat 8 Mei 2026.
Menurutnya, pengerjaan dilakukan secara manual oleh warga karena penanganan dinilai mendesak demi melindungi kawasan permukiman yang berada di sekitar tanggul.
“Perbaikan menggunakan material urukan dilakukan sepanjang kurang lebih satu kilometer. Kondisinya sudah sangat mendesak, karena kalau dibiarkan dikhawatirkan tanggul bisa jebol,” ujarnya.
Dia menjelaskan, lokasi tanggul yang rusak berada tidak jauh dari permukiman padat penduduk di Dusun 2 Desa Tawangsari. Sedikitnya terdapat sekitar 400 kepala keluarga yang berpotensi terdampak apabila tanggul jebol dan air laut masuk ke kawasan pemukiman.
Rojiki mengungkapkan, sebelumnya Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk-Cisanggarung telah melakukan perbaikan di sejumlah titik tanggul. Namun, penanganan tersebut belum menjangkau seluruh area yang mengalami kerusakan.
“Memang sebelumnya sudah ada perbaikan dari BBWS Cimanuk-Cisanggarung, tetapi masih ada beberapa titik yang belum tertangani dan kondisinya semakin memprihatinkan,” jelasnya.
Pemerintah desa bersama warga berharap pemerintah segera melakukan penanganan permanen agar ancaman banjir rob tidak terus menghantui masyarakat setempat.
“Kami berharap ada penanganan permanen dari BBWS Cimanuk-Cisanggarung. Karena yang dilakukan warga saat ini hanya solusi sementara, sedangkan masyarakat membutuhkan perlindungan jangka panjang,” tukasmya.
Editor : Ahmad Sayuti


