Cegah Klaster Perkantoran, Pendopo Bupati Garut Disemprot Disinfektan
Guna mencegah penyebaran Covid-19 di Kabupaten Garut, khususnya klaster perkantoran, Pendopo Bupati Garut pun langsung disemprot disinfektan
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Garut – Guna mencegah penyebaran Covid-19 di Kabupaten Garut, khususnya klaster perkantoran, Pendopo Bupati Garut pun langsung disemprot disinfektan.
Penyemprotan disinfektan dilakukan oleh tim Dinkes dibantu Damkar Garut, di Pendopo Bupati Garut, Selasa 15 Februari 2022.
"Kegiatan ini akan berlangsung terus selama tingkat sebaran Covid-19 di Kabupaten Garut masih tinggi. Wilayah dengan zona merah akan menjadi perhatian kami, dan diharapkan dengan adanya penyemprotan disinfektan ini dapat menekan jumlah terdampak dan sebaran Covid-19," kata Kepala Bidang Operasi dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran Garut Syam Sumaryana.
Baca Juga: Spoiler Forecasting Love and Weather Episode 1: Lee Shi Woo Buktikan Perkiraannya Tak Meleset
Merujuk data Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Garut, pada Senin itu, terdapat penambahan volume harian kasus baru positif Covid-19 sebanyak 72 orang dari hasil pemeriksaan sampel RT PCR dan Rapid Test Antigen, kasus pasien meninggal dunia sebanyak dua orang, dan kasus pasien dinyatakan sembuh dari Covid-19 sebanyak 29 orang.
Bertambahnya 72 pasien positif membuat akumulasi pasien positif meningkat menjadi sebanyak 25.512 orang. Pun akumulasi pasien positif Covid-19 meninggal dunia bertambah menjadi sebanyak 1.182 orang.
Sedangkan akumulasi pasien dinyatakan sembuh dari Covid-19 meningkat menjadi sebanyak 23.742 orang.
Baca Juga: Lagi, Dua Pasien Positif Covid-19 di Garut Meninggal
Dengan demikian, kasus aktif Covid-19 di Garut bertambah menjadi sebanyak 588 orang. Sebanyak 121 orang di antaranya dalam isolasi perawatan rumah sakit, dan sebanyak 457 orang dalam isolasi perawatan secara mandiri.
Kasus aktif adalah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 dan menjalani perawatan. Jumlah kasus diperoleh dari akumulasi pasien positif dikurangi akumulasi pasien sembuh dan akmulasi pasien meninggal dunia. (Zainul Mukhtar)
Editor : inilahkoran


